Aktivitas Penjualan Pasir di P2ID Belum Ditertibkan – Kendari Pos
Metro Kendari

Aktivitas Penjualan Pasir di P2ID Belum Ditertibkan

Kawasan P2ID yang kini dijadikan tempat aktivitas usaha jual beli pasir, di Jalan Budi Utomo, Kendari, kemarin (3/7).

KENDARIPOS.CO.ID — Aktivitas jual-beli pasir dan pelaku usaha lainnya di kawasan Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) belum ditertibkan. Padahal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra telah melayangkan surat kedua kepada pelaku usaha untuk mengosongkan kawasan tersebut. Meski begitu, mereka enggan meninggalkan kawasan tersebut. Kini, sebagian lahan seluas 34 hektar itu masih dikelilingi lapak-lapak usaha yang dibangun secara ilegal.

Kepala Biro Hukum Pemprov Sultra, Effendi Kalimuddin mengatakan pasca libur lebaran, Pemprov telah berencana melayangkan surat ketiga kepada warga yang membangun usaha di sana untuk meninggalkan kawasan itu. Namun, itu tertunda, akibat Pemprov fokus pada bencana sosial serta bencana alam yang menimpa Sultra. Karena persoalan bencana telah usai, maka akan diupayakan pelayangan surat ketiga. Dan pemerintah akan memberikan waktu selama dua minggu untuk pengosongan kawasan. Bila tidak diindahkan, maka akan dilakukan penggusuran.

“Yang jelas, dari awal kita sudah peringatkan. Hanya dari pihak mereka yang memang tidak ada sikap untuk meninggalkan tempat,” tegasnya. Hingga saat ini, katanya, permasalahan di kawasan P2ID masih itu-itu saja; sengketa kepemilikan lahan. Langkah persuasif sudah dilakukan pemerintah agar warga mengosongkan kawasan itu. Tapi, mereka menginginkan langkah tegas pemerintah.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy