39 Lulusan IPDN Bertugas di Sultra – Kendari Pos
Nasional

39 Lulusan IPDN Bertugas di Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Bertempat di Kampus IPDN Kampus Cilandak, Jakarta Timur, Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo resmi melepas lulusan IPDN Angkatan XXV untuk menempati penugasan barunya di seluruh nusantara. Menurut data Biro Kepegawaian Setjen Kemendagri, dari total 1.457 lulusan IPDN Angkatan XXV Tahun 2018, sebanyak 1.257 lulusan akan ditempatkan di lintas provinsi dan 200 sisanya akan ditempatkan di instansi Pusat. Dari jumlah itu, 39 orang diantaranya masuk Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut data Biro Kepegawaian Setjen Kemendagri, dari total 1.457 lulusan IPDN Angkatan XXV Tahun 2018, sebanyak 1257 lulusan akan ditempatkan di lintas provinsi dan 200 sisanya akan ditempatkan di instansi Pusat. “Semoga lulusan IPDN Angkatan XXV mampu menjadi ASN perekat bangsa di seluruh wilayah Indonesia,” kata Hadi, Selasa (30/7).

Hadi menjelaskan, penempatan ini sesuai Permendagri Nomor 34 Tahun 2019 tentang Penempatan Tugas Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri. “Lulusan IPDN akan melaksanakan orientasi penugasan terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2019 dan akan dialihkan jenis kepegawaiannya dari ASN Kemendagri menjadi ASN daerah tempat penugasan masing-masing Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Oktober 2019,” paparnya.

Kebijakan penempatan tugas ini dilakukan dalam rangka membantu pelaksanaan tugas pada Pemerintah Daerah untuk semakin fokus dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia secara merata ke seluruh pelosok tanah air, sebagaimana telah dilakukan dalam bidang infrastruktur, karena SDM memiliki peran penting. Sejalan dengan itu kementerian dan lembaga negara rencananya melakukan perekrutan 100.000 ASN dan 75.000 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin mengatakan total 175 ribu untuk seluruh Indonesia. “Sudah dibahas di rakor tadi,” tegasnya.

Rakor tersebut diadakan untuk menyusun jadwal dan anggaran perekrutan, karena tidak hanya menyangkut penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di pusat tapi juga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Perekrutan CPNS dan PPPK tahun ini tetap akan fokus kepada tenaga teknis profesional seperti guru dan tenaga kesehatan. “CPNS tetap tenaga-tenaga yang teknis profesional, tetap guru, tenaga kesehatan, kemudian tenaga-tenaga yang akan ditempatkan di kementerian, lembaga juga harus teknis profesional. Jadi tenaga administrasi tidak akan direkrut,” tegas Syafruddin.

Perekrutan tenaga medis dan guru dilakukan mengingat masih banyaknya Puskesmas di seluruh Indonesia yang mengalami kekurangan dokter, dengan Syafruddin mengklaim baru 75 persen Puskesmas yang memiliki tenaga medis. Mengenai jadwal pelaksanaan perekrutan sendiri, Syafruddin belum bisa berbicara banyak mengingat harus diputuskan dalam rapat koordinasi tersebut. Tahun ini diperkirakan ada sekitar 200.000 ASN yang akan pensiun dengan 52.000 orang di antaranya adalah guru. (ful)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy