Pariwara
HEADLINE NEWS

Update Terbaru Banjir di Konut : 177 Rumah Hanyut, 4.585 Jiwa Mengungsi

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sultra terus bekerja ekstra memberikan bantuan terhadap korban banjir di Kabupaten Konawe Utara (Konut). Data sementara yang diterima Kendari Pod hingga Senin 10 Juni 2019 Pukul 11.30 Wita, terdapat 1.340 KK atau 4.585 jiwa mengungsi di kamp-kamp yang tersedia.

Kemudian rumah hanyut 177 unit, sedangkan rumah terendam mencapai 1.163 unit. Banjir bandang itu juga menyebabkan beberapa fasilitas umum ikut terendam. Diantaranya, lima bangunan masjid, tiga pasar, tiga jembatan, lima unit SD, serta tiga unit SMP.

Dalam bertugas, BNPB mengaku menemui beberapa kendala dilapangan, diantaranya arus aliran air yang masih deras sehingga penggunaan sampah mesin tidak mampu menjangkau wilayah terisolir, juga minimnya peralatan yang dimiliki.

Sejauh ini berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak-pihak berwenang. Bupati Konut, Ruksamin, telah mengeluarkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung mulai tanggal 2-15 Juni 2019. Selain itu, Ruksamin telah menginstruksikan jajarannya, dalam hal ini semua OPD yang bertugas dalam penanganan darurat bencana dalam kondisi libur cuti bersama. “Koordinasi dan sinergitas antar OPD/Dinas terkait juga dilakukan dalam penanganan bencana banjir yang menimpa Konut,” ujar Ruksamin.

Proses penyelamatan dan evakuasi masyarakat terdampak melibatkan TNI-Polri, BPBD dan OPD terkait. Posko utama didirikan di Rumah Jabatan Bupati Konut. Dinas kesehatan kini mulai mendroping bantuan obat-obatan. Selain itu dilakukan pengiriman logistik di wilayah terisolir dengan menggunakan helikopter. “Tapi kita harus melihat cuaca mendukung atau tidak,” tutupnya. (m7/imn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy