Nasional

Soal Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag, Lukman Bantah Terima Uang Rp 10 Juta

Lukman Hakim Saifuddin


KENDARIPOS.CO.ID — Menteri ?Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin membantah menerima uang Rp 10 juta dari Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi. Haris dan Muafaq merupakan terdakwa kasus jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). “Saya selalu menegaskan ke asisten saya untuk tidak menerima uang yang tidak dipertanggungjawabkan. Jadi, kalau ada pemberian yang tidak ada tanda terimanya jangan pernah terima itu,” ujar Lukman di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/6).

Dalam sidang itu, Lukman mengkonfirmasi? bahwa uang yang diberikan Haris kepada ajudan bernama Heri, bukanlah Rp 20 juta seperti yang ada di dalam dakwaan. Melainkan Rp 10 juta. Lukman menegaskan ?usai menjadi pembicara di seminar pada 9 Maret 2019, di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jawa Timur, Heri memberikan uang dalam amplop kepada dirinya. Lukman menolak menerimannya.

Dia menjelaskan, Heri mendapat titipan dari Haris uang Rp 10 juta sebagai honor tambahan dalam mengisi seminar di Pesantren Tebu Ireng. Lukman menjelaskan dirinya tidak berhak menerima uang tersebut. Sehingga dia meminta Heri untuk mengembalikan uang tersebut ke Haris. “Jadi, saya minta ajudan saya dibalikan lagi ke Haris,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy