Pariwara
HEADLINE NEWS

Pengelolaan Tak Sesuai Ketentuan, DPRD Sebut Tambang dan Perkebunan Sawit Pemicu Banjir di Konawe-Konut

Salah satu ruas jalan di Konawe tergenang banjir, kemarin. Data sementara BPBD Konawe, ada delapan kecamatan terdampak banjir. Parahnya, jembatan Ameroro terputus sehingga akses jalan penghubung antar kabupaten lumpuh total. Tak bisa dilalui kendaraan.

KENDARIPOS.CO.ID — Anggota DPRD Sultra, La Ode Mutanafas menilai perusahaan tambang dan perkebunan sawit harus turut bertanggung jawab terhadap musibah banjir bandang yang melanda Konawe dan Konawe Utara (Konut). Sebab, pengelolaannya yang terkesan serampangan, tidak sesuai ketentuan diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di dua daerah tersebut. Makanya, perlu segera dievaluasi.

“Banyak aktivitas pertambangan di daerah itu tidak sesuai ketentuan dan anjuran pemerintah. Kami beberapa kali temukan masalah itu saat turun lapangan. Namun, perusahaan tambang tak pernah mengindahkan. Sekarang dampaknya sudah kelihatan, maka perlu ada evaluasi komprehensif,” tegas La Ode Mutanafas saat dihubungi, kemarin.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy