Pemilu Bermasalah, Sistem Harus Disederhanakan – Laman 2 – Kendari Pos
Politik

Pemilu Bermasalah, Sistem Harus Disederhanakan

Selain itu, Ubed menyatakan, pemilu presiden di Indonesia sangatlah rumit. Pasalnya Indonesia melaksanakan prinsip ‘satu orang satu suara’ untuk menentukan presiden. Ia membandingkan, Amerika Serikat pun tidak melaksanalan prinsip tersebut. Dalam menentukan presiden, AS menggunakan sistem electoral college. “Indonesia besar luas wilayahnya, besar jumlah penduduknya. Ada sekitar 17 ribu pulau. Tidak bisa mengawasi pemilu secara langsung. Jumlah anggota Bawaslu seluruh Indonesia saja tidak sampai 100 ribu,” ujar pria yang juga merupakan dosen di Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Ia berharap, masalah-masalah tersebut dapat diatasi. Pasalnya demokrasi yang bersifat individualistik tidak sejalan dengan Pancasila yang lebih bersifat komunal. Sebelumnya, Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto, mengklaim, penyelenggaraan Pemilu 2019 adalah salah satu yang terburuk pernah berlangsung di Indonesia. Bahkan, ia menantang agar publik mencari pemilu lebih buruk lagi.
“Tidak ada pemilu di dunia yang menimbulkan korban lebih dari 700 orang. Tunjukkan pada saya pemilu di dunia ini yang ada ratusan orang mati. Itu ada di Pemilu 2019. Itu enggak pernah ada sebelumnya loh,” katanya. (rep)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy