Pariwara
Politik

KPU Sultra Siap Hadapi Sidang di MK

Alat bukti tersebut kemudian akan diserahkan oleh KPU RI ke MK pada 12 Juni 2019. “Kemungkinan besok (hari ini) kami bersama-sama tim dari kabupaten/kota akan menyerahkan alat bukti ke KPU RI,” bebernya. Mengenai gugatan Pilpres, wanita ramah ini mengungkapkan, KPU di seluruh kabupaten/kota se Indonesia, oleh KPU RI diinstruksikan agar menyiapkan alat bukti. Dalam permohonan sengketa Pilpres oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN), kata dia, Sultra tidak disebutkan secara khusus sebagai wilayah perkara. Namun oleh tim pengacara KPU RI, daerah yang tidak disebutkan pun tetap diminta menyiapkan alat bukti. “Tim pengacara ini sudah menyusun daftar alat bukti yang harus disiapkan oleh tiap provinsi. Kami cukup menindaklanjuti karena nanti tim pengacara yang akan menyusun jawaban untuk persidangan,” paparnya.

Dia menyebutkan, keputusan atau kepastian mengenai sengketa Pilpres akan disampaikan oleh MK pada 28 Juni 2019. Sedangkan persidangan legislatif baru akan dilakukan setelah persidangan Pilpres usai. “Sidang untuk legislatif akan dilaksanakan di bulan Juli 2019. Tanggal 1 Juli itu baru registrasi perkara legislatif dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). Penyerahan alat bukti nanti di tanggal 5 sampai 10 Juli,” imbuhnya.

Selain membahas persiapan sengketa Pilpres, dalam rapat itu kata Ade, juga dilakukan bedah permohonan sengketa DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta DPD RI. Terhitung ada 12 perkara permohonan di Sultra. 11 perkara legislatif serta satu DPD RI. Saat ini, KPU kabupaten/kota terdapat locus delicti sudah mulai menyusun kronologi. Dikatakannya, ada pembagian kerja di KPU. Untuk provinsi dan kabupaten/kota bertugas menyusun alat bukti dan kronologi sedangkan KPU RI mempersiapkan jawaban. ”Jawaban akan dibuat oleh enam tim pengacara yang ditunjuk KPU RI. Tiap satu kantor pengacara akan menangani beberapa partai politik,” jelas ibu satu anak ini.

Terhadap permohonan perkara yang tidak tercantum dalam BRPK, dianggap tak ada. “Namun dari kami tetap menyusun alat bukti yang dibutuhkan sembari menunggu registrasi perkara dalam BRPK pada 1 Juli 2019. Prinsipnya, kalau perkara itu terdaftar, maka kami sudah siap,” tandasnya. Di kesempatan yang sama, Komisioner KPU Sultra, Iwan Rompo Banne, menegaskan, sidang PHPU di MK bukan hanya soal menang dan kalah. Pasalnya, harga diri dan kehormatan KPU sebagai sentra penyelenggara Pemilu dipertaruhkan. “Semua tuduhan negatif yang dialamatkan kepada KPU selama ini bisa dianggap benar apabila KPU tidak bisa membuktikan di persidangan. Walaupun kita tahu betul bahwa kerja-kerja KPU selama ini sudah sesuai ketentuan undang-undang,” ujar Iwan Rompo di hadapan peserta rapat. Untuk itu, Irom, sapaan karib Iwan, mengimbau semua rekannya di KPU kabupaten/kota agar bersungguh-sungguh dalam menjalani seluruh proses guna memenangkan persidangan.

“Siapkan alat bukti sebaik-baiknya. Selama ini kita sudah kerja keras, cerdas, dan ikhlas. Jangan sampai karena kelalaian kita, semua tuduhan yang tidak benar, justru menjadi benar,” tegasnya. Sementara itu, Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib, mengatakan, jawaban yang akan disampaikan oleh KPU dalam persidangan merupakan bagian dari akuntabilitas KPU terhadap publik. Meskipun KPU ingin memenangkan persidangan, kata dia, yang paling substansial dari persoalan ini adalah pembuktian kepada pihak-pihak terkait yang mempertanyakan kinerja penyelenggara Pemilu. Menang dan kalah hanyalah dampak dari pertanggungjawaban. “Karena kami tahu pasti bahwa apa yang kami lakukan adalah hal yang benar. Angka-angka itu, baik perolehan suara maupun data pemilih, dihasilkan dari proses yang benar. Itu yang akan kami buktikan dan akan kami menangkan. Kalaupun ada yang keliru, maka MK akan menyampaikan dan kami akan memperbaiki,” tuturnya. (b/m7)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy