Dua Terdakwa Narkoba di Konsel Dituntut Berbeda – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Dua Terdakwa Narkoba di Konsel Dituntut Berbeda

KENDARIPOS.CO.ID — Muh Rano, terdakwa kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba dituntut 7 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Konsel saat sidang di Pengadilan Negeri Konawe Selatan (Konsel). Dalam perkara yang sama, terdakwa lain bernama Taufiq Anwar Bey hanya dituntut 1 tahun 8 bulan pernjara. Persoalan itu mendapat reaksi dari Kuasa Hukum Muh Rano, Oldi Aprianto. Oldi menilai tuntutan JPU yang dikoordinir Marwan Arifin sangat tidak adil dan tidak manusiawi. Sebab tuntutan tersebut berbeda dengan terdakwa lain yang hanya di tuntut 1 tahun 8 bulan penjara melalui jeratan pasal 127 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba.

“Kami menilai JPU dalam melakukan tuntutan terhadap klien kami berbeda dengan terdakwa lain. Untuk itu, kami memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan kasus ini untuk mempertimbangkan dan memberikan keadilan sesuai dengan fakta persidangan, ” pinta Oldi Aprianto.

Menurutnya, tuntutan jaksa terhadap kliennya sangat keliru. Sebab katanya, tuntutan itu tidak mendasar dan mengabaikan apa yang terungkap dalam persidangan. Tuntutan jaksa tersebut ada kekeliruan dan ketidakjelasan, dan tidak sesuai keterangan saksi dan barang bukti serta fakta persidangan. “Saya sangat menyayangkan, JPU menyebutkan bahwa kliennya secara sah menguasai narkoba sebesar 5 gram jenis sabu.
Padahal dalam persidangan, barang bukti tersebut sebanyak 0,5 gram,”

Katanya, kliennya ditangkap oleh jajaran Satnarkoba Polres Konsel di wilayah Kota Kendari, setelah sebelumnya menangkap terdakwa lain bernama Taufiq Anwar Bey alias Pipit. “Kejanggalan tersebut kami nilai sangat tidak adil, mengingat dalam persidangan dan saksi yang dihadirkan juga tidak saling kenal dengan terdakwa, Rano,”bebernya.

Berkaitan dengan hal itu, ia berharap majelis hakim untuk menolak surat tuntutan jaksa dan membebaskan terdakwa atas tuntutan jaksa yang dinilai tak berdasar itu. Menanggapi hal itu, Kasipidum Kejari Konsel Marwan Arifin SH menjelaskan, jika tuntutan terhadap terdakwa itu sesuai dengan pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba dengan menuntut terdakwa selama 7 tahun subsider 5 bulan penjara.

“Kedua terdakwa dalam perkara ini, berkasnya dipisah alias displit. Sehingga tuntutannya juga beda yakni terdakwa Rano dituntut 7 tahun dan terdakwa lainnya dituntut 1,8 tahun penjara,” argumentasi Marwan.Perbedaan tuntutan terhadap dua terdakwa, kata dia, dikarenakan atas pengembangan yang dilakukan penyidik juga yang beda.

Muh Rano Saputra merupakan sumber atau asal dari barang tersebut. Sementara Taufik Anwar Bey hanya sebagai pengguna setelah mendapatkan dari Rano. Ditambahkan, dalam proses persidangan, jaksa juga telah melakukan pencermatan atas semua keterangan saksi dan berkas dari Satnarkoba Polres Konsel. (kam/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy