Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Konsel Divonis 5 Tahun Penjara – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Konsel Divonis 5 Tahun Penjara

KENDAROPOS.CO.ID– Muh Rano Saputra dan Taufik Anwar Bey alias Pipit, terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba yang dituntut dengan hukuman berbeda, divonis divonis hukuman sama lima tahun plus denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara. Putusan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Endra Hendarawan SH, MH bersama anggotanya Benyamin SH dan Musafir SH di Pengadilan Negeri Konawe Selatan (Konsel), Selasa (25/6).

Hukuman Rano lebih rendah dari tuntuan jaksa. Sebelumnya Rano dituntut jaksa dengan hukuman 7 tahun penjara plus subsider 5 bulan penjara. Sedangkan vonis Taufik lebih berat dari tuntutan jaksa. Taufik dituntut hanya 1 tahun 8 bulan penjara. “Setelah menyidangkan kasus ini dan berdasarkan fakta persidangan serta tuntutan jaksa dan pembelaan dari kedua terdakwa. Maka majelis hakim memutuskan bahwa kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan keduanya bersalah atas tindak pidana khusus peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan vonis 5 tahun subsider 3 bulan kurungan penjara,”ungkap Ketua Majelis Hakim Endra Hendarawan SH. Turut hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Andoolo Marwan Arifin SH dan Kuasa Hukum Rano, Oldi Adrianto SH dan rekan-rekannya.

Majelis hakim menggariskan Muh Rano Saputra dan Taufik Anwar Bey terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 114 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba. Sesuai dengan fakta persidangan, kedua terdakwa ini tertangkap oleh anggota Polres Konsel. Terbukti menguasai dan memiliki zat adiktif terlarang tersebut sebanyak 0,5 gram dalam saset kecil.

“Taufik Anwar Bey melakukan transaksi narkoba kepada temannya Ilham, yang juga teseret kasus narkoba. Taufik dalam memperoleh narkoba tersebut dari Rano Saputra dengan membayar Rp 700 ribu. Sedangkan Rano memesan narkoba kepada Alamsan, yang kini masuk dalam daftar pencarian uang dengan mengirim uang Rp 700 ribu untuk memperoleh 0,5 gram narkoba,” terang Musafir, anggota Majelis Hakim dalam mebacakan amar putusan.

“Bukti bukti yang diserahkan oleh JPU berupa narkoba jenis sabu sebanyak 0,5 gram disita oleh Pengadilan dan akan dimusnahkan,”pungkasnya. Usai pembacaan putusan, Kuasa Hukum Rano, Oldi mengaku masih pikir-pikir untuk mengajukan banding. Alasannya, masih akan mempelajari putusan tersebut. Apalagi masih ada fakta-fakta persidangan yang kemudian tidak diindahkan dalam putusan tersebut, “tandasnya. (kam/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy