Terkait Dugaan Korupsi DD, KPK Butuh Sebulan “Garap” Kasus Bupati Konawe – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Terkait Dugaan Korupsi DD, KPK Butuh Sebulan “Garap” Kasus Bupati Konawe

Pengurus IMIK menggelar aksi di depan Gedung KPK Jakarta, Senin (20/5) lalu. Mereka mendesak lembaga anti rasuah supaya segera memeriksa Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, mantan Ketua DPRD Konawe Guslin Topan Sabara, Kepala BPKAD,
beserta Kepala BPMD Konawe atas dugaan korupsi dana desa imbas munculnya
Perda Siluman.

KENDARIPOS.CI.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe-Jakarta (IMIK) terhadap dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, mantan Ketua DPRD Konawe Guslin Topan Sabara, Kepala BPKAD, beserta Kepala BPMD Konawe. Lembaga anti rasuah minta waktu 30 hari (sebulan) untuk “menggarap” (memproses) kasus dugaan korupsi dana desa (DD) tersebut. Hal itu disampaikan Staf KPK RI Bagian Pelaporan, Alfieta Nur Baroroh.

“Kami segera menyampaikan berkas laporan tersebut kepada pimpinan KPK. Kami minta waktu 30 hari kerja menindaklanjuti persoalan tersebut. IMIK silahkan mengawal,” ungkap Alfieta, kemarin. Sehari sebelumnya, IMIK menggelar demonstrasi. Mereka minta KPK memeriksa Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, mantan Ketua DPRD Konawe Guslin Topan Sabara, Kepala BPKAD, beserta Kepala BPMD Konawe. Sebab, mereka diduga lakukan tindak pidana korupsi dengan modus manipulasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Pembentukan dan Pendefinitifan 42 Desa menjadi PERDA Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Perubahan atas peraturan daerah Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Penambahan Pembentukan dan Pendefinitifan 56 Desa Dalam Wilayah Kabupaten Konawe. Padahal kenyataanya, tidak pernah ada penetapan 56 Desa tambahan oleh DPRD Kabupaten Konawe pada tahun 2011.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top