Politik

Said Didu: ASN Harus Obyektif, Jangan Jadi Alat Politik!

“Saya pernah dipanggil dan saya nyatakan bahwa tidak ada yang saya langgar. Karena yang dilarang itu masuk sebagai timses resmi, saya tidak masuk. Kedua saya tidak pernah ikut kampanye, jadi tidak ada yang saya langgar sebagai ASN,” jelas Said, kemarin. Itu sebabnya, kemunduran dirinya ini memberikan pelajaran bagi para ASN yang jelas-jelas memihak salah satu paslon padahal statusnya masih aktif menjadi PNS.

“Sama sekali bukan kaitan di BPN (Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sansi) tidak kalau di BPN kan sebelumnya, saya mundur inikan setelahnya. Lalu, ingin memberikan pelajaran kepada pihak-pihak yang pro salah satu paslon, juga teman-teman ASN lainnya,” tambahnya. Pembelajaran yang dimaksud mantan Staf Khusus Menteri ESDM ini yakni sebagai ASN harus berfikir secara obyektif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat. “ASN juga tetaplah sebagai ASN objektif, memberikan masukan. Jangan hanya jadi alat politik,” tutupnya. (rmo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy