Persiapkan Surat Ketiga, Pemprov Siap Gusur Lapak di Kawasan P2ID – Kendari Pos
Metro Kendari

Persiapkan Surat Ketiga, Pemprov Siap Gusur Lapak di Kawasan P2ID

KENDARIPOS.CO.ID — Pemandangan di kawasan Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID), tak seindah dulu lagi. Areal depan kawasan seluas 34 hektar itu, kini dipenuhi lapak, warung makan, serta aktivitas penjualan material bangunan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra akan membongkar lapak yang dibangun warga secara ilegal itu, setelah lebaran. Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, mengatakan, pemprov sudah menyurati setiap warga yang melakukan aktivitas usaha di sana untuk meninggalkan areal itu. “Surat dari Pemprov, sudah dua kali dilayangkan. Bila belum juga diindahkan maka kami akan melakukan penyuratan terakhir,” ungkapnya.

Lukman Abunawas

Surat ketiga, kata dia, akan dilayangkan usai lebaran. Persoalan tersebut, ia mengaku sudah dibahas bersama Gubernur Sultra, Ali Mazi. Pelaku usaha harus meninggalkan kawasan itu setelah seminggu surat ketiga dilayangkan. Bila masih menetap di sana, maka pemerintah akan melakukan penggusuran. Ia menyayangkan, rumah adat di P2ID yang mulai rusak karena tak terawat. Ia mengaku pemerintah telah membahas untuk melakukan revitalisasi kawasan itu. Rencananya, kawasan P2ID akan dijadikan pusat religi. “Kita sudah bangun gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) plus aulanya. Untuk selanjutnya kita akan lihat apalagi yang akan dibangun untuk menunjang kawasan itu sebagai pusat religi,”terangnya.

Kata Lukman kwasan itu adalah aset milik Pemprov. Bila ada yang masih mengakui hak kepemilikan lahan, maka akan berhadapan dengan hukum. Apalagi sengketa lahan itu sudah sepenuhnya diselesaikan. “Kita juga sudah mengundang para pemilik lahan membahas itu semua. Tapi tetap saja, mereka masih belum punya bukti kepemilikan kuat,”terang mantan bupati Konawe dua periode itu. Ia mengimbau agar warga tak melakukan pengrusakan bila ada pembangunan di kawasan itu. Kalau memang, merasa memiliki hak, jangan rusak asset daerah, lakukan upaya hukum. (m2/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top