Caleg Istidraj, Oleh: La Ode Diada Nebansi – Laman 2 – Kendari Pos
Kolom

Caleg Istidraj, Oleh: La Ode Diada Nebansi

Terpilih karena uang, atau terpilih karena membeli suara, atau terpilih karena iming-iming duit, itu artinya curang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melarang cara-cara curang. Sesuatu yang curang, endingnya kurang bagus. Apalagi jabatan. Para Da’i bilang, merebut jabatan dengan cara curang, tidak bagus. Agama begitu tegas melarang sesuatu yang curang. Saya ingin sekali menyebutkan ayat Alquran yang mengharamkan perbuatan curang, tapi sayangnya, saya bukan Dai.

Bayangkan, Bawaslu melarang politik uang, agama mengharamkan politik uang, tapi, kita di zaman ini meresponnya seolah-olah normatif. Seolah-olah bukan dosa. Seolah masyarakat ingin menyebut money politics itu halal, dan kalau pun tak bisa disebut halal, ya paling turun ke makruh. Padahal, ceramah dai dimanapun, termasuk pidato para penegak hukum bahwa money politics itu dosa dan melanggar.

Sekarang, timbanglah sendiri-sendiri halal-haramnya. Jika anda dihantui dengan perbuatan dosa, ya, bertobatlah. Jika anda dihinggapi dengan efouria kesenangan maka, berbahagialah. Jika ada dihinggapi dengan kemurungan, maka bersabarlah. Tunggu tanggal mainnya. Berakhir seperti apa game yang kita mainkan sekarang ini.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy