Bawaslu Konkep Didesak Tuntaskan Dugaan Kecurangan Pemilu – Kendari Pos
Politik

Bawaslu Konkep Didesak Tuntaskan Dugaan Kecurangan Pemilu

KENDARIPOS.CO.ID — Dinamika pasca Pemilu masih saja terlihat. Terbaru, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konawe Kepulauan (Konkep) didesak menuntaskan pelanggaran yang terjadi di Kecamatan Wawonii Tengah (Wateng) pada Pemilu 17 April lalu. Pihak Aliansi Pemerhati Pemilu di daerah itu menuding ada indikasi kecurangan perhitungan suara saat pemilihan calon anggota legislatif (Caleg) pada medio April lalu. 

Ketua Bawaslu Konkep, Muh. Tawil (tengah, berkopiah) saat memberi penjelasan terkait proses dugaan kecurangan hasil Pemilu yang sedang diusut.

Versi Ketua Aliansi Pemerhati Pemilu, Yayan Reskyawan, berdasarkan C-1 plano yang dimilikinya, pada tempat pemungutan suara (TPS) Lampeapi Baru, suara PKS Caleg nomor urut 4 Dapil I, berjumlah sembilan suara. Namun suara itu berubah menjadi 10 tanpa diberi paraf masing-masing saksi. Begitupun, kecurangan Pemilu juga terjadi di TPS Wawo Indah. 

Namun setelah lembaganya mengidentifikasi C-1 plano, suara PKS di TPS Wawo Indah menjadi 20 suara dan penuh dengan coretan dan tak diberi paraf. “Hasil keberatan kami dengan adanya pelanggaran Pemilu, kami sudah ajukan pada saat pleno kabupaten dan sudah ditindaklanjuti Bawaslu Konkep. Kini kami datang untuk meminta klarifikasi sudah sejauh mana pihak Bawaslu Konkep melakukan pemeriksaan terhadap PPS dan PPK Wateng,” kata Yayan Reskyawan, kemarin. 

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Konkep, Muh. Tawil, mengaku pihaknya sudah menangani persoalan tersebut hingga ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Sampai kini masih dilakukan  klarifikasi terhadap penyelenggara Pemilu tingkat bawah. 

“Dalam beberapa hari sudah akan ada keputusan. Waktu yang diberikan, 14 hari untuk menuntaskan dugaan pengelembungan suara pada dua TPS di Wateng. Kami masih diberi tambahan waktu tujuh hari untuk melakukan klarifikasi dan pendapat ahli hukum pidana Pemilu. Klarifikasi ke teman-teman yang ada di tingkat bawah, dalam hal ini PPS dan PPK dan semua saksi Parpol di TPS pada saat itu juga susah,” jelasnya. (b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top