11 Bus Translulo Dioperasikan Mudik Lebaran : Tarif Rp 3.500 Per Penumpang – Kendari Pos
Metro Kendari

11 Bus Translulo Dioperasikan Mudik Lebaran : Tarif Rp 3.500 Per Penumpang

KENDARIPOS.CO.ID — Musim mudik lebaran akan tiba. Antisipasi lonjakan pemudik mulai menjadi perhatian serius. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari menyiapkan 11 bus Translulo jelang arus mudik lebaran 1440 H. Kepala Dishub Kota Kendari Ali Aksa mengatakan, dari 11 bus Translulo yang disiagakan, sembilan unit akan dioperasikan di lima terminal berbeda; Baruga, Puuwatu, Bungkutoko, Pelabuhan Samudera dan Pasar Kaki Lima (PKL). Dengan pengaturan lima titik, kata dia, pemudik yang tidak dapat ditampung oleh angkutan umum lainnya, bisa memanfaatkan bus Translulo.

“Khusus di Terminal Baruga dan Terminal Puuwatu, ada cadangan dua Translulo yang stand by. Jadi, warga tak kesulitan mengakses ke Pelabuhan Samudera serta Bandara Udara Haluoleo Kendari. Sebab kita tahu, Pelabuhan Samudera merupakan titik arus mudik tertinggi di Kota Kendari,” ujar Ali Aksa, Kamis (23/5) ditemui di ruang kerjanya.

Selain itu, lanjut Ali Aksa, warga yang memanfaatkan armada Translulo tidak akan mengeluarkan biaya besar. Sebab tak sekadar nyaman, tarif yang dikenakan kepada setiap penumpangnya pun relatif terjangkau. Hanya Rp 3.500 per orang sekali jalan.

“Siapa pun boleh memanfaatkan jasa bus Translulo. Kita juga akan terus berkoordinasi kepada semua pihak demi kelancaran arus mudik lebaran tahun ini,” imbuh Ali Aksa.

Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan arus mudik lebaran 1440 H bisa berjalan dengan lancar. Ia mengaku, intens berkomunikasi dengan pihak Badan Sar Nasional (Basarnas) Kota Kendari, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari serta beberapa pihak lainnya. “Mudik lebaran tahun ini, kita bekerja sangat ekstra. Banyak yang perlu dimaksimalkan. Salah satunya, kita harus antisipasi kenaikan harga tiket pesawat. Sebab dikhawatirkan bisa berimbas pada meningkatnya pengguna moda transportasi darat dan laut,” ujar Sulkarnain Kadir, kemarin saat diwawancarai.

Disamping itu, Sulkarnain Kadir telah memerintahkan Dishub Kota Kendari agar menyiapkan sarana serta fasilitas penunjang kelancaran mudik lebaran. Utamanya, bus yang akan dipakai buat mengangkut calon pemudik. Suami Sri Lestari itu meminta Dishub terus memantau dan melakukan evaluasi sehingga seluruh kendaraan itu dipastikan dalam kondisi layak jalan. “Pengguna jasa transportasi pasti meningkat jelang ramadan. Saya minta Dishub tak boleh mengejar keuntungan semata dengan mengesampingkan aspek keselamatan para pemudik,” tegas Sulkarnain Kadir. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top