Pariwara
Konawe Utara

Tingkatkan PAD, Pemkab Konut Luncurkan Aplikasi Interface

Dalam merekonsiliasi pemasukan PAD, Bapenda menggelar koordinasi dengan OPD Konut.
Tampak Wakil Bupati (Wabup) Konut, Rauf (paling kiri) saat memberi pengarahan.

KENDARIPOS.CO.ID — Meski berstatus daerah pemekaran, namun soal pengembangan sistem pelayanan Pemkab Konawe Utara (Konut) tak
bisa dipandang sebelah mata. Di bawah komando H. Fajar Meronda, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Konut terus mengembangkan sistem berbasis IT. Tidak hanya untuk memudahkan pelayanan, namun juga memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Terobasan paling anyar, Bapenda Konut menyiapkan aplikasi interface. Sebagai langkah awal, Bapenda telah melakukan MOU dengan pihak perbankan. Dengan menggunakan sistem berbasis online, masyarakat bisa membayar pajak bumi bangunan pedesaan dan perkantoran (PBB P2)
dengan mudah. Upaya ini tak lain untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran pendapatan dari sektor pajak. “Tahun ini kita sudah
MoU dengan salah satu bank yang ada di Konut untuk pembayaran PBB P2. Jadi, masyarakat sebagai subjek pajak tinggal membayar pajaknya mela-lui aplikasi interface,” ujar H. Fajar Meronda, Kepala Bappeda Konut.

Kepala Bapenda Konut, H. Fajar Meronda mengatakan penerapan pembayaran pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB P2) akan menerapkan sistem online. “Tahun ini kita sudah MoU dengan salah satu bank yang ada di Konut untuk pembayaran PBB P2. Jadi, masyarakat sebagai subjek pajak tinggal membayar pajaknya melalui aplikasi interface,”ujar mantan Sekdis Bappeda Konut itu.

Penerapan aplikasi pembayaran PBB P2 sambungnya, akan diterapkan pada tahun ini. Untuk itulah, Bapenda terus mempersiapkan sarana dan prasarana untuk penggunakan aplikasi tersebut. Yang tujuannya, guna memudahkan warga Konutdalam membayar pajak. “Sarana dan prasarana sementara dalam proses tender. Kemungkinan bulan empat itu penerapan aplikasi interface sudah bisa digunakan untuk keperluan pembayaran pajak,” urai alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Mantan Kepala Dinas Pemuda d n Olahraga itu menuturkan penerapan aplikasi interface tak lain untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi warga dalam membayar pajak bumi dan bangunan. Target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak tahun 2018 yang diberikan oleh pemerintah daerah sebesar Rp 2,5 miliar. “Insya allah, target ini bisa kita capai,” pungkasnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy