Pariwara
HEADLINE NEWS

Polisi Ungkap Rekayasa Pembunuhan Gantung Diri di Kandai, 1 Pelaku Diringkus, 2 Buron

KENDARIPOS.CO.ID – Kepolisian Sektor (Polsek) Kendari, berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menyebabkan hilangnya nyawa Lapelando alias Thalib di Jati Mekar, Kecamatan Kandai. Pelakunya bernama Darmin (33) saat ini ditahan di Polres Kendari.

Darmin salah seorang tersangka yang berhasik diringkus.

Untuk mengelabui petugas, pelaku sengaja merekayasa ulahnya seolah-olah Thalib gantung diri, bukan dibunuh. “Nama terduga pelaku, Darmin saat ini kami dititip di Polres Kendari. Kita selidiki, bahwa kami duga dia adalah orang yang menggantung korban,” kata Kapolsek Kendari, Kompol Redi, Sabtu (6/4/2019)

Kasus ini terjadi 22 Maret lalu, saat itu korban ditemukan keadaan tergantung di dalam kamarnya. Awalnya, polisi mendapat laporan jika ada seorang pria yang meninggal karena gantung diri. Namun saat melakukan olah TKP, polisi melihat banyak kejanggalan. “Dan memang dalam penglihatan kami, proses gantung diri ini tidak wajar,” tambahnya. 

Kejanggalan demi kejanggalan pun berhasil terungkap sehingga kuat dugaan pria tersebut dianiaya hingga meninggal dunia. Apalagi korban sempat dilarikan ke rumah sakit selama tujuh hari hingga akhirnya meninggal dunia. “Keluarga yang mencurigai lalu melaporkan jika ada yang tidak beres dengan kematian Thalib,” kata Kapolsek Kendari.

Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan diagnosis lain. Korban dianggap tak melakukan upaya bunuh diri dengan menggunakan tali. Namun  ada yang melakukan pembunuhan dan tepat 3 April 2019 Darmin tersangka ditangkap.

Kapolsek menjelaskan, pelaku diringkus setelah mendapatkan keterangan saksi yang tidak lain rekan-rekannya. Para saksi “bernyanyi” jika melihat korban dicekik, lalu digantung. “Sebagai petunjuk lebih faktual, polisi menemukan goresan bekas cekikan di leher. Polisi menduga, korban lebih dulu dianiaya dengan cara dicekik baru kemudian digantung,” sambung Redi.

Dalam kasus ini, Kapolsek menyebutkan motif pelaku yakni kesal. Tersangka jengkel karena korban keluar dari kelompok mereka dan membeberkan sejumlah tindak kejahatan yang pernah dilakukan.

“Pelaku dan korban merupakan kelompok kejahatan yang biasa beraksi di Kota Kendari. Kelompok mereka yakni korban, kemudian pria berinisial R dan M, sementara masih kita kejar. Dua orang ini kita curigai ikut terlibat melakukan pembunuhan,” beber Redi

Redi menambahkan polisi berencana akan melakukan otopsi jenazah korban dalam waktu dekat.  Dalam kasus ini pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian serta seutas tali yang melilit leher korban saat tergantung. Pelaku sendiri dijerat dengan pasal 170 Jo 338 dan 340 tentang penganiayaan yang direncanakan hingga menghilangkan nyawa seseorang. (ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy