Penculik dan Pemerkosa Anak Diduga Anggota TNI Disersi : Korban Sudah 7, Tembak Pelaku ! – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Penculik dan Pemerkosa Anak Diduga Anggota TNI Disersi : Korban Sudah 7, Tembak Pelaku !

KENDARIPOS.CO.ID — Korban penculikan disertai kekerasan seksual kini menjadi 7 orang. Terbaru anak berinisial A (10) kembali diculik. Korban merupakan murid SD di Kendari. Bersyukur korban berhasil ditemukan oleh Jajaran Buser 77 Polres Kendari, Senin (29/4/2019) sekira pukul 03.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan, memeluk korban usai menyelamatkan di daerah Nanga-Nanga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kendari Pos, kejadian ini bermula saat sang anak dijemput di sekolah. Pelaku mengaku sebagai orang suruhan ayahnya. Namun diperjalan pelaku langsung membawa kejalur lain menggunakan sepeda motor berjenis Mio Soul.

Polisi yang mengetahui aksi tersebut langsung melakukan pengejaran dan berhasil mendapati pelaku di Nanga-nanga Kecamatan Baruga Kota Kendari. Pelaku pun menjatuhkan anak tersebut lalu meninggal motor dan melarikan diri ke dalam Hutan Nanga-Nanga. “Saat ini polisi masih melakukan pengejaran dengan mnyisiri area hutan,” kata Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan, kepada Kendari Pos.

Pelaku kata Diki, diduga merupakan anggota TNI disersi. Pihaknya masih melakukan pengejaran berkoordinasi dengan jajaran TNI, Polsek Baruga dan Polsek Poasia di area hutan. Diki mengaku nama pelaku dan identitas sudah diketahui. Pihaknya juga mengamankan motor yang digunakan pelaku saat melakukan penculikan. “Doakan saja kita dapat malam ini. Kita masih melakukan penyisiran,” ujar Diki.

Soal perintah untuk tembak ditempat pelaku jika melakukan perlawanan? Diki juga membenarkan hal itu. Katanya sesuai arahan pimpinan, jika pelaku melakukan perlawanan ketika ditangkap maka akan langsung ditembak. “Iya benar, pimpinan menginstruksikan demikian,”tegas Diki

Sementara itu Komandan Kodim 1417 HO Kendari, Letkol Cpn Fajar Lutfi Haris Wijaya yang ikut dalam penyisiran di area hutan untuk mengejar pelaku mengakui bahwa pelaku memang anggota TNI. Hanya saja Fajar membantah bahwa pelaku masih aktif di kesatuan 725 Woroagi. Fajar menuturkan, pelaku adalah bekas anggota TNI yang menjalani Disersi.” Iya benar bekas anggota TNI. Sudah setahun tidak masuk di institusi,” katanya.

Sementara itu, Anton warga Kota Kendari meminta polisi meringkus pelaku. Bahkan jika ditemukan langsung ditembak sebab aksinya sangat biadab. “Orang seperti ini tidak layak hidup. Tembak saja,” ujarnya. (ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top