Pariwara
Metro Kendari

Gelombang Laut Tinggi, Hasil Tangkapan Nelayan Menurun

KENDARIPOS.CO.ID — Siklus tahunan angin timur yang melanda wilayah perairan Kendari. Fenomena alam membuat sebagian besar nelayan enggan melaut. Pasalnya, ombak di wilayah perairan cukup tinggi. Imbasnya, stok ikan di pasar menjadi berkurang. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari, Rahman Napira mengatakan banyak nelayan Kendari tidak melaut lantaran kondisi ombaktidak bersahabat. Kondisi ini menyebabkan hasil tangkapan nelayan ikut mengalami penurunan.

“Angin timur ini akan berlangsung hingga Juli sampai Agustus. Jadi selama beberapa bulan ke depan, musim paceklik akan melanda karena faktor cuaca,” ujar Rahman Napira, Rabu (25/4). Pada saat musim timur kata dia, nelayan terbatas yang keluar. Jika nekad melaut sambungnya, kemungkinan terjadinya hal buruk bisa menimpa si nelayan. “Tidak hanya khawatir keselamatan, dari segi ekonomis biaya operasional nelayan juga tidak seimbang dengan hasil yang akan diperolehnya,” terang Rahman Napira.

Guna memantau tersedianya ikan di pasaran, pihaknya rutin memantau aktifitas pendaratan ikan di pelelangan hingga pendistribusiannya ke pasar-pasar. “Sejauh ini saya melihat, kebutuhan masyarakat kota Kendari masih tersedia. Hanya memang stok ikannya sedikit berkurang dibanding hari-hari biasa,” imbuhnya. (b/m1).

LM SYUHADA RIDZKY/KENDARI POS
SIKLUS ANGIN TIMUR : Cuaca yang kurang bersahabat di perairan Sultra menyebabkan nelayan enggan turun ke laut. Hal ini menyebabkan hasil tangkapan nelayan ikut mengalami penurunan. Tampak aktifitas masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy