Pariwara
HEADLINE NEWS

Geger ! Daun Kelor di Muna Semua Berwarna Putih : Pemilik Tanaman Bingung

KENDARIPOS.CO.ID — Tumbuhan kelor (Moringa Oleifera) bagi masyarakat Kabupaten Muna Sukawesi Tenggara bukan tanaman asing. Kelor dapat dijumpai hampir disetiap pekarangan rumah warga. Daun hijau kelor bahkan sudah dikonsumsi sejak turun temurun sebagai sayur. Namun kelor tumbuh dengan daun berwarna putih, baru-baru ini bikin geger warga Muna.

Daun kelor di Muna yang berubah jadi putih.

Tepatnya di Desa Liangkabori Kec. Lohia Muna, kelor tumbuh dengan keseluruhan daun tidak menghijau. Kelor tersebut tumbuh di pekarangan rumah La Ode Nggulu. Ia juga tidak menduga fenomena bisa terjadi pada tanaman yang sehari-harinya dijadikan sayur. “Awalnya tidak begitu, daunnya hijau. Tapi tiba-tiba berubah putih” jelas La Ngguru, pemilik kelor.

Ia berujar, kelor tersebut sudah 10 tahun tumbuh di pekarangan. Selama itu tidak ada hal aneh. Barulah ia memutuskan memangkas habis dahan kelor untuk peremajaan daun. Namun uniknya, daun baru tidak tumbuh berwarna hijau. Seluruh daun yang tunas justru berwarna putih. “Saya juga tidak tau kenapa. Tapi sekarang sudah banyak yang datang lihat,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holtikultura Kab. Muna Anwar Agigi mengaku sudah menerima gambar kelor tersebut. Menurutnya, tumbuhan itu abnormal namun masih tetap dianggap wajar. Kelor ataupun tanaman lain bisa saja tumbuh demikian karena dipengaruhi rendahnya kandungan zat hijau daun. “Kami masih menduga, itu karena klorofilnya rendah. Itu wajar dan bisa saja terjadi,” ujar Anwar.

Ia menambahkan, pihaknya masih akan melakukan studi lapangan. Anwar akan melihat langsung kelor tersebut untuk diteliti. Ia tidak menutup kemungkinan adanya kelor varietas baru. “Secara ilmiah, mungkin peneliti yang bisa jelaskan. Tetapi memang bisa jadi varietas baru, seperti halnya tanaman bunga. Ada kembang warna merah dan putih,” sebutnya.

Anwar meminta masyarakat tidak berspekulasi liar terhadap tumbuhan tersebut. Ia juga meminta kelor itu tidak di tebang agar bisa dilakukan penelitian. “Jangan dulu mistis, nanti diteliti dulu,” imbuhnya. (Ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy