Pariwara
HEADLINE NEWS

Diduga Diculik OTK, Anak Usia 9 Tahun di Poasia juga Hilang Saat Bermain

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah dua anak warga Kecamatan Kendari Barat atas nama Regina dan Kemala Dewi Putri ditemukan lemas dengan bercak darah di baju setelah diculik. Terbaru, Resti warga Poasia, Kota Kendari juga dinyatakan hilang. Anak usia 9 tahun yang masih duduk dibangku SD ini diduga diculik oleh orang tak dikenal (OTK) Sabtu (27/4/2019) siang sekitar pukul 12.00 Wita saat sedang bermain dilingkungan rumahnya.

Ilustrasi

Ayah korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Poasia Kota Kendari. Alan orang tua korban menjelaskan telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Poasia dan anaknya sampai saat ini belum ditemukan. “Saya sudah mencari tapi tidak ada,” bebernya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Kendari AKP Diki Kurniawan membenarkan laporan kehilangan tersebut. Ia mengatakan, polisi masih menyelidiki masalah ini. Berdasarkan penyelidikan sementara, kuat dugaan korban hilang diculik oleh orang tak dikenal dan kasus ini bisa jadi ada huhungannya dengan korban warga Kendari Barat, Regina dan Kemala Dewi Putri yang hilang pada 26 April lalu.”Masih kita selidiki, tapi kita menduga seperti itu. Pelaku dalam pemgekaran, “kata Diki.

Ia menghimbau kepada masyarakat Kota Kendari tetap mengawasi keberadaan anak dalam hal apa pun. “Jangan lengah sedikit pun tetap awasi keberadaan anak,” tutupnya. (ade)

1 Comment

1 Comment

  1. Pure

    29 Apr 19 12:51 at 12:51

    Mohon polisi dan smua jajarannya bisa lebih cepat menemukan pelaku Sblm ada korban lagi,masa 1 orang susah di temukan di banding dgn polisi Yg ribuan di sultra.apa kt tega melihat anak2 kendari smua rusak krn pelaku laki2 pedofil itu.bgmn prasaan anak itu serta org tuanya..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy