Pariwara
BKP

Biadab! Diberi Tumpangan Nginap, Pria Asal Maluku Ini Tertangkap Cabuli Anak Pemilik Rumah di Baubau

KENDARIPOS.CO.ID — Ferdi Sultan (35) dilaporkan ke Polsek Wolio Kota Baubau karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak sebut saja Melati yang berusia 6 tahun.

Pelaku dugaan kasus pencabulan di Baubau.

Perbuatan bejat lelaki kelahiran Desa Seram Barat, Ambon, Provinsi Maluku itu diketahui langsung oleh ibu korban. Pelaku tertangkap basah saat sedang melancarkan aksinya untuk memuaskan birahinya. Dari situ orang tua korban langsung melaporkan tersangka ke Polsek Wolio.

“Ayah korban bersama istrinya datang melapor dan menceritakan kejadian yang dialami anaknya pada Jumat (26/4). Kemudian kita langsung lakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” kata Kapolsek Wolio, AKP Bahtiar saat ditemui Minggu (28/4).

Kronologi kejadian itu bermula sekitar pukul 14:00 Wita. Saat itu pelaku mengajak korban untuk main game di dalam warung yang berada tepat di depan rumah korban. Setelah masuk pelaku langsung mengunci pintu.

Selang beberapa saat, ibu korban mencari keberadaan anaknya namun tidak menemukanya. Kemudian adik korban memberitahu ibunya, bahwa kakaknya ada di dalam warung. Tetapi saat hendak membuka pintu kondisi warung terkunci rapat. Ibu korban pun curiga dan langsung berteriak meminta pintu dibuka sembari mendobraknya.

“Setelah warung terbuka, ibu korban kaget mendapati pelaku (Ferdi Sultan) dalam keadaan telajang. Kemudian celana korban juga terbuka. Sehingga terindikasi, bahwa tersangka sedang melakukan pencabulan terhadap pelaku,” terang Kapolsek.

Setelah tertangkap basah, pelaku langsung bergegas memakai celana. Sementara korban langsung digendong ibunya dan dibawa ke luar. Kemudian ibu korban pergi mencari suaminya dan menyampaikan kejadian yang menimpah buah hati mereka.

Tidak terima atas perbuatan bejat pelaku, orang tua korban langsung mendatangi Polsek Wolio dan melaporkan peristiwa memilukan itu. “Saat ini pelaku sudah kami amankan. Korban juga telah divisum dan benar mengalami pelecehan seksual,” ucap AKP Bahtiar.

Ia, menambahkan, sebenarnya antara korban dan pelaku tidak ada hubungan keluarga. Pelaku hanya dipanggil menginap oleh orang tua korban di rumahnya. “Pelaku ini seperti orang terlantar dan sedang mencari pekerjaan. Karena kasihan, ayah korban mengajaknya tinggal di rumahnya. Tetapi sekitar satu minggu tinggal, Ferdin Sultan (pelaku) justru melakukan kejahatan seksual terhadap anaknya,” ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 dan 2 juncto pasal 71 6D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima sampai 15 tahun penjara. (ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy