Pariwara
Kolaka Timur

22 April Koltim Berusia Enam Tahun, Pembangunan Maju, Perekonomian Menggeliat

KENDARIPOS.CO.ID — Kolaka Timur (Koltim) sebentar lagi berusia enam tahun. Tepatnya, 22 April 2019. Meski masih muda, namun perkembangannya luar biasa. Maju pesat. Pembangunan infrastruktur tertata dengan baik. Perekonomian masyarakat juga menggeliat. Semua itu tak lepas dari kepemimpinan Tony Herbiansyah dan Andi Merya Nur. Sejak menjadi Plt Bupati Koltim, Tony mulai meletakkan dasar pembangunan. Tiga tahun kemudian, tepatnya saat dilantik sebagai Bupati Koltim definitif, pembangunan semakin menggeliat. Itu tak lepas dari visi membangun yang cerdas dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Sehingga tak heran, jelang usianya yang ke enam tahun, daerah pecahan Kabupaten Kolaka ini makin ciamik.

Bupati Koltim, Tony Herbiansyah

“Kami membangun infrastruktur dari kota sampai pelosok desa. Jalan-jalan dibenahi (diaspal), jembatan dibangun, dan sebagainya. Semua itu untuk mendukung akses perekonomian masyarakat. Ini merupakan realisasi janji politik kami saat kampanye dulu. Intinya, kita ingin daerah ini maju dan masyarakat sejahtera,” ungkap Tony Herbiansyah, Bupati Koltim, Jumat (19/4/2019)

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra mengakui semua pembangunan dilakukan berdasarkan visi dan misi yang telah dicanangkan. Dari tahun ke tahun, progres pembangunan terukur. Semua berbasis kebutuhan masyarakat. “Koltim terus bersolek. Pembangunan infrastruktur kian merata dan dirasakan masyarakat secara langsung. Seperti perkantoran, jalan, jembatan, box culvert, peningkatan jalan, saluran irigasi, bendungan semuanya sudah dibangun dan terdistribusi merata di kecamatan hingga desa,” terangnya.

Menariknya, semua kemajuan itu mampu dilakukan ditengah minimnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Tapi dia mampu lakukan pengaspalan jalan sepanjang 44,28 kilometer. Pengerasan jalan sepanjang 458 kilometer dan jembatan serta box culvert sebanyak 103 buah. “Perkantoran juga sudah terbangun megah di Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta,” ujarnya. Lebih jauh, Ketua DPW NasDem Sultra ini menjelaskan, sektor pertanian juga dikebut. Sesuai dengan misi Agrobisnis Berdaya Saing, maka pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian dimaksimalkan. Salah satunya pengembangan tanaman kakao. Tak hanya itu, listrik di tiga kecamatan sejak Februari juga telah menyala 24 jam. Seperti Kecamatan Tinondo, Lalolae, dan Mowewe. “Jaringan listrik telah terpasang dan masuk rumah warga,” ucapnya.

Tony mengakui, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Menurutnya, kehadiran listrik dapat memberikan dampak positif untuk kemajuan desa bahkan daerah. “Saya harapkan masyarakat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Karena listrik menyala full time. Ini janji politik kami untuk memasukan listrik di tiga kecamatan tersebut,” terangnya. Mantan Kepala Kesbangpol Sultra ini mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkan listrik semaksimal mungkin terutama dalam penggunaan industri rumah tangga, bengkel-bengkel las dan lainnya. “Insya Allah kecamatan Uluiwo dan Uesi menyusul. Saya ingin semua daerah tidak ada lagi yang gelap. Harus teraliri listrik semuanya,” imbuhnya. (b/kus/ing)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy