Pariwara
Metro Kendari

Zero Error Sistem Pengadaan Elektronik Versi 4.3

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra tak lagi menggunakan Sistem Pengadaan Elektronik (SPSE) 4.2 tahun ini. Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) akan menerapkan sistem teranyar versi 4.3 yang lebih kompleks pengawasaanya. Kepala BPBJ Sultra, Rony Yacob menyebut SPSE versi 4.3 sangat ketat, sedikit kesalahan saja dalam proses pengadaan maka pengguna anggaran bisa langsung berkasus hukum. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. “Sebelumnya ada versi 3.6 dan 4.2. Mulai 2019, kita berlakukan sistem 4.3, ini membuat kita zero error. Kita masih berbenah untuk menguasai sistem ini,” katanya.

Kepala BPBJP Sultra, Rony Yacob

Mantan Pj bupati Muna Barat itu menjelaskan perubahan dalam fitur terbaru dalam aplikasi SPSE versi 4.3, di antaranya terjadi pada istilah umum pengadaan, jenis kontrak dan lainnya. Misalnya, Unit Layanan Pengadaan (ULP) menjadi Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), lelang menjadi tender, pokja ULP menjadi Pokja Pemilihan, Dokumen Pengadaan menjadi Dokumen Pemilihan. Selain itu, ada pula perubahan sistem aplikasi, yakni aplikasi sistem SPSE 4.3 akan terinterasi dengan aplikasi SIRUP (Sistem Rencana Umum Pengadaan) yang berisikan program kegiatan yang akan dilaksanakan. “Alhamdulilah dengan sistiem itu kita semakin percaya diri dalam proses tender,” tambahnya. (lyn/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy