Pariwara
Konawe Kepulauan

Tiga Desa di Konkep Raih Penghargaan BPK

KENDARIPOS.CO.ID — Senyum semringah terlihat diraut wajah Kepala Desa (Kades) Lamoluo, Kecamatan Wawonii Barat, Konawe Kepulauan (Konkep), Muh. Junaidy. Ia tak menyangka desa yang dipimpinnya itu mendapat penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra). Desa tersebut diganjar sebagai terbaik I dengan meraih nilai Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi sebesar 0,6170. Kategori status desa tertinggal pada tahun 2015, berubah menjadi desa berkembang. Sementara terbaik II diraih Desa Sinaulu Jaya, Kecamatan Wawonii Tenggara.

Wabup Konkep, Andi Muhammad Lutfi (dua dari kiri), Kepala BPK RI Perwakilan Sultra, Hermanto (tengah) bersama para kepala desa berprestasi di Konkep. Tiga desa di Konkep dinyatakan desa berprestasi.

Desa di bawah komandao La Barimu diganjar sebagai desa tercepat menyampaikan Surat Pertangung Jawaban (SPj) tahap III 2018.
Desa tersebut melaporkan SPJ-nya pada 11 Januari lalu. Padahal dana desa (DD) yang dikelolanya paling terbesar sekira Rp 1,2 miliar dari 89 desa yang tersebar di Konkep. Sedangkan desa terbaik III diberikan BPK RI perwakilan Sultra kepada Desa Tekonea, Kecamatan Wawonii Timur. Kepala Desa (Kades) Tekonea, Andi Muin Nuhun, berhasil menaikan IDM paling signifikan sebesar 0,095. Semula hanya 0,4886 menjadi 0,5838. Dengan keterangan status desa pada tahun 2015 adalah sangat tertinggal berubah saat ini naik menjadi desa tertinggal.

Wakil Bupati (Wabup) Konkep, Andi Muhammad Lutfi mengatakan, ada beberapa kriteria yang dinilai oleh lembaga pemeriksa keuangan itu. Mulai penyampaian SPj, peningkatan desa sangat tertinggal menjadi desa tertinggal. “Saya berharap untuk desa-desa lain dengan DD yang cukup besar bisa dimanfaatkan untuk menyejahterakan masyarakat. Kenapa tidak dengan DD yang rata-rata sekira Rp 800 juta perdesanya kita ciptakan desa yang mandiri di Pulau Wawonii ini,” ujar Andi Muhammad Lutfi diruang kerjanya, Jumat (15/3).

Pasangan Bupati Konkep Amrullah itu berharap, agar para kepala desa di Konkep bisa menciptakan pendapatan daerah melalui potensi-potensi yang ada di desa. Apalagi tahun 2019 ada penambahan DD dari Rp 65 miliar ditahun 2018 menjadi Rp 73 miliar tahun 2019 ini. Anggaran miliaran tersebut akan disebar di seluruh desa. “Desa yang mendapat penghargaan dari BPK RI perwakilan Sultra bisa menjadi contoh buat desa yang belum berprestasi,” tandas Andi Muhammad Lutfi. (san/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy