Ekonomi & Bisnis

Pertanian di Kabupaten Muna Berpotensi Sumbang 4 Persen Pertumbuhan Ekonomi

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID –Pemerintah Kabupaten Muna telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 persen. Target tersebut akan dicapai dengan menggenjot 17 sektor potensial. Bidang pertanian salah satu yang diproyeksikan menjadi penyumbang terbesar.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holtikultura Kabupaten Muna, Anwar Agigi menjelaskan potensi pertanian mampu menyumbang pendapatan per kapita masyarakat sebesar 2,2 persen pada 2018 dari 5,2 persen pertumbuhan ekonomi daerah. Kata dia, potensi pertanian di Muna sebenarnya bisa digenjot hingga menyumbang pertumbuhan sebesar 4 persen.
“Dari 17 sektor, pertanian itu paling dominan. Salah satu alasannya karena mayoritas masyarakat memang petani,” jelasnya.
Proyeksi tersebut merupakan kumulatif dari berbagai komoditas. Namun, lanjut Anwar Agigi, jagung kuning paling ekonomis dikembangkan. Potensi lahan jagung di Muna mencapai 15 ribu hektara, kendati lahan itu masih termasuk jagung lokal. Untuk lahan fungsional jagung kuning baru dikelola sekira 2 ribu hektare, tersebar di Kabangka, Kontukowuna, Marobo dan Tongkuno. Jika asumsi harga Rp 3.100 dengan produksi minimal empat ton per hektare, nilai ekonomisnya mencapai Rp 41 miliar.
“Maksimal jagung kuning itu 6 ton per hektare. Kalau ini digenjot, nilai ekonominya lebih besar. Maka wajar kalau kita serius, asumsi pertumbuhan 4 persen memungkinkan. Meskipun itu digabung dengan komoditi lain,” paparnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy