Pariwara
Buton

Manfaatkan Aspal dan Dukungan Pemekaran Provinsi Kepton, La Bakry Berjuang di Pusat

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Buton, La Bakry memaparkan beberapa program yang tengah diperjuangkan oleh Pemkab Buton. Yang paling menonjol adalah upaya meyakinkan pemerintah pusat terkait pemanfaatan aspal Buton dan dukungan pemekaran Kepulauan Buton (Kepton) menjadi provinsi. Perjuangan itu dipaparkan La Bakry dihadapan Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Ir. Sjamsul Qamar dan 257 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P), Jumat (15/3). “Kita sedang yakinkan pemerintah pusat bahwa aspal Buton memiliki kualitas lebih bagus dan bisa menjadi masa depan Indonesia khususnya Kabupaten Buton,” ujar La Bakry di aula Kantor Bupati Buton.

Bupati Buton La Bakry memaparkan beberapa program kerja yang dilakukannya selama memimpin Kabupaten Buton dihadapan mahasiswa KKN-P. Tampak Bupati Buton La Bakry (empat dari kanan), Rektor Unidayan, Ir.Sjamsul Qamar (empat dari kiri) dan para dosen usai seremoni penerimaan mahasiswa KKN-P Unidayan, Jumat (15/3).

Kendati begitu, Pemkab Buton tidak punya satu hektarpun lahan konsesi aspal yang bisa dikelola dan hasilnya masuk ke kas daerah. Selama ini, Kabupaten Buton hanya mendapatkan sebagian kecil dari dana bagi hasil pengelolaan aspal dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di Buton. “Kita sedang mendorong agar kita tidak lagi menerima royalti nol, sekian persen atau sisa-sisa dari total penerimaan dari bisnis aspal itu. Kita ini harus menjadi suplayer,” tegasnya.

Selain itu, Kabupaten Buton adalah kabupaten induk yang telah memekarkan beberapa kabupaten. Bupati Buton La Bakry berharap suatu saat Kepulauan Buton bisa menjadi sebuah provinsi. “Kita berusaha memenuhi syarat-syaratnya. Syarat politisnya sudah selesai semua. Hanya pemerintah pusat belum buka krannya. Kepton sudah siap baik secara administrasi dan politis. Termasuk pemerintahan, wilayah cakupan, dukungan pemerintah provinsi dan DPRD provinsi semua sudah clear,” jelas La Bakry.

La Bakry menyambut baik peserta KKN-P Unidayan. Dia berharap 257 mahasiswa KKN-P ini dapat melaksanakan tugas akhirnya sebagai mahasiswa dan membawah manfaat bagi desa-desa yang ditempatkan untuk KKN. Sementara itu, Rektor Unidayan, Ir.Sjamsul Qamar mengapresiasi kesediaan Bupati Buton menerima peserta KKN-P.
Sjamsul menyebut 257 mahasiswa dari delapan fakultas akan ditempatkan di Kecamatan Pasarwajo, Wabula, Wolowa, dan Kapuntori. “Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan baik. Kepada para peseerta KKN agar dapat memberi manfaat di lokasi KKN dan menjaga nama baik Kabupaten Buton dan almamater,” ujarnya. (mel/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy