Belum 6 Bulan Sudah Mutasi Pejabat, Wawali Baubau : Ada Rekomendasi dari KASN – Kendari Pos
Bau-bau

Belum 6 Bulan Sudah Mutasi Pejabat, Wawali Baubau : Ada Rekomendasi dari KASN

KENDARIPOS.CO.ID — Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse memastikan mutasi pejabat yang dilakukan Pemkot Baubau sudah sesuai aturan. Meski masa jabatan Wali Kota Baubau AS Tamrin dan Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse belum genap enam bulan pasca dilantik. Menurut Ahmad Monianse, sebelum melakukan mutasi, pihaknya sudah lebih dulu berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi ASN (KASN). Jadi, kebijakan yang diambil dengan mutasi pejabat tidak melanggar aturan. “Pelantikan pejabat yang kami lakukan harus dikonsultasikan ke Kemendagri dan Komisi ASN (KASN). Dan itu kami lakukan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata, Selasa (19/3).

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse

Dengan melakukan koordinasi ke pemerintah pusat itu, maka langkah perombakan pejabat lingkup Pemkot Baubau tidak melanggar aturan. Semua diyakini telah sesuai prosedur dan mekanisme yang ada. “Jadi kebijakan pelantikan pejabat yang kemarin itu benar-benar ada rekomendasi dari KASN. Bahkan mestinya hal itu telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Tetapi karena beberapa kesibukan dan persoalan mendesak, sehingga Wali Kota Baubau (AS Tamrin) belum ada waktu,” terang Ketua DPC PDIP Kota Baubau itu.

Ahmad Monianse menambahkan sebelum melakukan perombakan pejabat, telah diawali dengan asesmen (penilaian,red) untuk melihat kecocokan penempatan pejabat. “Mutasi yang kita lakukan karena alasan jelas. Yakni adanya kekosongan jabatan pemerintahan dan adanya pejabat yang telah meninggal dunia. Sehingga semua harus diisi oleh pejabat definitif,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Kepala BKPSDM Baubau, Asmaun. Bahwa usulan mutasi dan rotasi yang dilakukan sesuai mekanisme. Sudah disetujui gubernur, Mendagri dan pertimbangan KASN. “Mendagri itu tidak akan keluarkan persetujuan rotasi eselon II kalau tidak ada pertimbangan KASN. Kalau eselon III dan IV itu hanya sampai Mendagri, tidak perlu lagi KASN,” ungkapnya. Asmaun menambahkan, 26 pejabat yang dilantik terdiri dari 14 jabatan eselon II dan 12 jabatan eselon III dan IV. (ahi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top