Pariwara
Hukum & Kriminal

Soal Korupsi Penyelewengan ADD dan AD di Wakatobi, Jaksa Sulit Eksekusi Tersangka

Rudy SH

KENDARIPOS.CO.ID — Jaksa di Kejari Wakatobi belum juga menemukan Mama Irawan, terpidana kasus korupsi penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Mantan kepala Desa Mola Bahari itu telah divonis tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Kendari, pekan lalu. Namun korps adhyaksa belum bisa melakukan eksekusi karena terpidana itu belum ditemukan pasca ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) tahun 2017 lalu.

Kasi Intel Kejari Wakatobi, Rudy mengatakan sebaiknya Mama Irawan menyerahkan diri. Pencarian tak akan dihentikan, itu sesuai perintah undang-undang untuk melakukan eksekusi kepada kasus yang telah berkekuatan hukum tetap. “Sebaiknya terdakwa menyerahkan diri. Kami akan terus melalukan pencarian terhadap yang bersangkutan,” ungkapnya, Minggu (10/2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy