Pariwara
Politik

Saling Hujat antar Pendukung, Masyarakat Diminta jangan Terprovokasi

Dr Najib Husen

KENDARIPOS.CO.ID — Jelang puncak pesta demokrasi lima tahunan, suhu politik tahun 2019 kian memanas tak terkecuali di Sulawesi Tenggara (Sultra). Tak sedikit ditemukan aksi hujat antar pendukung. Terutama di media sosial, saling serang dan menjatuhkan dengan cara-cara tidak etis seakan menjadi santapan sehari-hari. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak, mengingat kesatuan bisa tergadai hanya karena perbedaan pilihan. Penyelenggara Pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga tak luput dari sorotan.

Pengamat Politik Sulawesi Tenggara (Sultra), M. Najib Husain, mengingatkan, persoalan ini tidak bisa sepenuhnya dilimpahkan kepada penyelenggara Pemilu. Dalam kontestasi politik, kata dia, ada tiga aktor penting. Mereka adalah penyelenggara, peserta Pemilu, serta masyarakat umum. Ketiga elemen ini memiliki andil untuk mewujudkan situasi politik yang damai. Sehubungan dengan penyelenggara, yang terpenting adalah bagaimana mereka menjalankan tugas dan fungsi masing-masing sesuai amanat undang-undang. Wajibnya memberikan perlakuan yang sama kepada peserta Pemilu.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy