Pariwara
Konawe Selatan

Rekrutmen Karyawan PLTU di Moramo Utara Disorot, Warga Lokal Unjukrasa

KENDARIPOS.CO.ID — Kecewa dengan sistem perekrutan karyawan/sekuriti di PT Dian Swastatika Sentosa Pratama Power (DSSP) Moramo Utara (Morut), massa Lembaga Pemerhati Hak Asasi Manusia (Lepham) menggelar unjuk rasa. Perusahaan pelaksana pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Morut, Konsel itu yang dinilai inprosedural merekrut sekuriti.

PROTES : Warga Moramo Utara (Morut) menggelar aksi unjuk rasa dan protes terhadap PT DSSP yang dinilai inprosedural merekrut tenaga sekuriti.

Koordinator aksi, Herman mengungkapkan, perekrutan tenaga outsourcing oleh PT.DSSP tidak sesuai dengan perjanjian pemerintah setempat. Perusahaan harus memprioritaskan warga lokal. Namun faktanya, tidak sesuai perjanjian sebelumnya. “Sesuai perjanjian PT DSSP PLTU Kendari waktu itu, tenaga lokal 60 persen, 40 persen dari luar. Tapi perekrutan tenaga sekuriti, hampir semua dari luar,” teriaknya saat berorasi.

“Pada saat merekrut, terkesan dirahasiakan. Buktinya dari 25 sekuriti yang dibutuhkan, sebelumnya sudah dipanggil terlebih dahulu oleh panitia, yang pada akhirnya mereka lolos dan kebanyakan dari luar. Sementara warga lokal diabaikan,” sambung Herman yang mewakili warga Desa Tanjung Tiram dan Wawatu.

Manager PT. DSSP, Wahyu yang menerima para demosntran tersebut tak bisa berbuat banyak. Dia berjanji menyampaikan aspirasi dan protes itu terhadap pimpinannya. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak tender yakni PT. SOS selaku penyedia jasa sekuriti. Terkait permintaan warga lokal kami akan sampaikan kepada pimpinan di Kendari,” ujarnya. (kam/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy