Pariwara
Politik

KPU Evaluasi Dampak Negatif Nobar Debat Capres

Jokowi dan Prabowo berjabat tangan usai debat kedua capres Minggu (17/2) malam.

KENDARIPOS.CO.ID — Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan, kegiatan nonton bareng (nobar) debat pilpres bisa menimbulkan gesekan antarpendukung para kandidat capres-cawapres. KPU merekomendasikan kegiatan nobar di lokasi debat pilpres ditiadakan. “Memang kalau dari sisi kepentingan debat kandidat (capres-cawapres) sebenarnya tidak terlalu penting. Karena namanya debat kandidat sasaran utamanya pemirsa yang ada di rumah, yang menonton televisi. Sebenarnya keberadaan nobar tak ada relevansi terkait penyampaian visi misi kepada pemirsa di rumah,” ujar Pramono, Kamis (21/2).

Dia menilai, nobar sebagai bagian dari entertainment agar secara keseluruhan kegiatan debat pilpres menjadi meriah. Di sisi lain, kata Pramono, kegiatan nobar justru bisa memantik gesekan antarpendukung kandidat capres-cawapres. Bahkan, para pendukung masing-masing kandidat bisa saling memprovokasi dan melontarkan ujaran kebencian. “Sehingga akhirnya malah memperkuat gesekan, membero peluang memprovokasi. Apalagi dengan adanya kejadian ledakan kemarin, mungkin orang memancing di air keruh. Sehingga nanti bisa saling tuding antarkedua belah pihak. Kan jadi berbahaya,” tegas Pramono.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy