Pariwara
Konawe Kepulauan

CPNSD Konkep Tak Boleh Jadi Istri Kedua

Mirdan

KENDARIPOS.CO.ID — Kebahagiaan 248 Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang sudah dinyatakan lulus seleksi belum sepenuhnya direngkuh. Mereka melengkapi berkas calon abdi negara untuk mendapatkan nomor induk pegawai (NIP).

Selain keterangan bebas narkoba, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), surat berbadan sehat, syarat lainnya yang wajib dipenuhi CPNSD adalah menandatangani surat pernyataan tidak atau sedang menjadi istri kedua. Ini berlaku bagi CPNSD perempuan.

Lalu bagaimana jika sebelum lulus seleksi CPNSD, yang bersangkutan sudah dalam posisi istri kedua ? Sebaliknya, bagaimana jika CPNSD laki-laki punya dua istri ?

“Apabila itu terjadi kami tidak mau tahu bagi CPNS yang sedang berstatus istri kedua. Yang jelas pada saat pemberkasan tidak ada lagi yang namanya istri kedua atau laki-laki beristri dua,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konkep, Umar, Kamis (17/1).

Apa konsekuensinya apabila terdapat CPNSD yang sedang menjadi istri kedua dan CPNSD laki-laki punya dua istri ? “Kalau pun itu terjadi, mereka harus ceraikan dan anaknya tidak masuk dalam tanggungan. Kalau misalnya menjadi istri kedua, tidak boleh memasukan anak dan suaminya sebagai tanggungan. Harus kembali berstatus bujang mulai saat ini sampai pensiun. Begitu juga dengan CPNSD laki-laki,” jelas Umar.

Umar menambahkan persyaratan yang sudah ditetapkan, bersifat wajib bagi CPNSD. “Berkas-berkas persyaratan ini nantinya akan diverifikasi kembali dan diteruskan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional Sulawesi,” ungkapnya.

Menurut Umar, haram hukumnya seorang pegawai negeri, menjadi istri kedua. Selama beberapa hari pemberkasan, sudah ada beberapa CPNS perempuan yang menanyakan surat pernyataan tidak atau sedang menjadi istri kedua. “Saya sudah sampaikan, kalau mereka paksa memasukan anak mereka, berarti CPNSD ini dinyatakan gugur. Karena penetapan NIP-nya tidak bisa diproses. Kalau daftar anaknya masuk, maka pertanyannya mana bapaknya, mana surat nikahnya. Sementara dalam surat nikah ada keterangan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Konkep, Mirdan mengatakan, 248 CPNSD dinyatakan lulus dalam seleksi. Saat ini, ratusan CPNSD itu sedang melengkapi berkas. “Pemberkasannya mulai 13 Januari sampai 27 Januari. Kalau peserta belum juga menyetorkan berkasnya sampai waktu yang ditentukan maka dinyatakan gugur,” kata Mirdan, Rabu (16/1) di ruang kerjanya.

Kata dia, Pemkab Konkep masih butuh pamong untuk mendukung kinerja pemerintah. Dari 337 formasi yang disiapkan, hanya 248 yang lulus seleksi. “Jadi ada 89 formasi yang tak terisi. Diantaranya, formasi guru 75, sembilan formasi kesehatan dan lima formasi teknis,” jelas Mirdan. (san/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy