Pariwara
Nasional

IGI Juga Tolak Rekrutmen PPPK

Tak hanya honorer yang menolak rencana rekrutmen PPPK. Ikatan Guru Indonesia (IGI) juga menyuarakan hal serupa. Versi mereka, regulasi ini bisa menjebak honorer

KENDARIPOS.CO.ID — Gelombang penolakan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terus mengalir. Kali ini disuarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim menyebutkan PP tersebut malah berpotensi menjadi kado pahit bagi para guru honorer.

“Tadi pagi (kemarin) saya mendapatkan salinan PP tentang PPPK itu,” katanya saat dihubungi Rabu (5/12). Setelah mencermati PP tersebut, Ramli mengatakan ada banyak pasal yang krusial. Pasal krusial itu berpotensi membuat guru honorer yang ingin diangkat menjadi CPNS gigit jari.

Di antaranya adalah masa kontrak kerja minimal satu tahun dan dapat diperpanjang lagi jika masih dibutuhkan. Menurut dia ketentuan ini rentan bagi guru. Misalnya, mereka harus memproses perpanjangan masa kerja lagi. Nah, pada proses ini rentan terjadi pungutan.

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy