Pariwara
Kolom

Perantau Cinta Harta, Oleh: Irwan Zainuddin

Irwan Zainuddin (Direktur Utama Kendari Pos)

KENDARIPOS.CO.ID — Baru-baru ini, saya bertemu dengan seorang teman. Dia berasal dari Jawa. Tapi sukses buka usaha di Makassar. Bisnisnya sangat maju. Luar biasa perkembangannya.

Hanya terkadang saya heran melihatnya. Gayanya biasa-biasa saja. Style-nya sangat sederhana. Sangat jauh dari kesan orang sukses jika melihat penampilannya. Rata-rata orang sukses biasanya tampak klimis dengan fashionable. Ini biasa ji penampilannya. Sederhana ji bajunya.

Belum lagi kalau lihat rumahnya. Masih ngontrak. Jauh dari kesan nyaman dech. Sangat biasa banget. Mungkin karena dia perantau. Tidak pusing dengan gaya dan kenyamanan hidup. Lalu saya iseng bertanya: Bro, kenapa Anda tidak sekali-sekali menikmati hidup dengan kesenangan atas kerja keras selama ini? Masa mau hidup susah, padahal Anda cukup sukseslah….

Spontan teman saya itu menjawab: “Eh bro, jangan salah. Kalau Anda ke kampung saya (di Jawa, red), Anda akan melihat rumah saya. Besar. Halaman luas. Istri dan anak-anak saya punya mobil masing-masing. Saya juga sudah siapkan kebun dan segala macam persiapan hari tua”.

“Salah ki bro. Saya ini usaha. Saya ini perantau. Saya sangat cinta harta. Setiap bulan saya kirim duit ke
istri saya. Saya minta supaya uang itu dipake beli tanah yang luas. Supaya bisa bangun sekolah dan pasantren untuk orang-orang yang tidak mampu. Juga untuk para penghafal Alquran bro,” ungkap teman saya.

“Maaf bro. Saya kira Anda ini hanya menumpuk harta. Tapi tidak menikmati hidup sekali-sekali,” ucapku sambil tersenyum kepadanya.

Yach… kita sebagai manusia seharusnya memang seperti kawan satu ini. Di kampung rantau bekerja dan mencari harta sebanyak-banyaknya. Hasilnya kirim ke kampung halaman. Supaya saat balik ke kampung, bisa hidup enak, senang dan nyaman dengan segala kemewahan.

Begitupun dengan kita semua. Hidup ini hanya sementara di dunia. Kita semua sesungguhnya adalah perantau. Kelak kita akan kembali ke hadapan Allah SWT. Kehadiran kita di dunia ini hanya tempat untuk mencari bekal menuju akhirat. Kalau Anda mau senang di akhirat nanti, maka sering-seringlah kirim uang ke akhirat. Banyak sedekah. Berbagi. Banyak membantu orang lain dengan harta yang kita miliki. Kelak harta itu akan kita nikmati di akhirat.

Kalau Anda kaya di dunia, seharusnya anda juga harus kaya di akhirat. Banyak mengirim harta dan menitipkannya pada orang-orang membutuhkan. Insya Allah, semua kebaikan akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Itulah tabungan akhirat kita. Perbanyak amal ibadah saat merantau di dunia agar saat kembali ke akhirat kelak, kita bisa menikmatinya.

Karena sesungguhnya amal manusia akan putus saat ajal menjemput. Kecuali tiga perkara. Pertama, amal jariyah. Kedua, ilmu yang bermanfaat. Ketiga, doa anak saleh pada orang tuanya. Kalau Anda di dunia membantu bangun masjid, maka sesungguhnya Anda tidak membantu pembangun masjid, tapi pengurus masjidlah yang membantu Anda untuk bisa bangun rumah mewah di surga. Jadi, kala Anda membantu orang dengan kebaikan, sebenarnya orang lainlah yang menolong Anda. Itulah tabungan akhirat Anda. Jika Anda bisa berbuat, menggunakan harta Anda di jalan yang benar, maka perbuatan Anda tidak menjadi sia-sia.

Semoga kita semua tidak mencintai harta hanya karena urusan dunia. Kita cinta harta dengan banyak bersedekah. Banyak membantu sesama. Banyak membangun sekolah dan rumah ibadah. Karena sesungguhnya itulah hakekat cinta kita pada harta. Jangan cinta harta hanya untuk memenuhi syahwat duniawi saja.

Berlomba-lombalah melakukan kebaikan dengan cinta harta. (*)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778