Pariwara
Muna

90 Unit Rumah Warga Muna Siap Dibedah

KENDARIPOS.CO.ID — Bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) kembali bergulir di Kabupaten Muna. 90 unit rumah mendapat dana renovasi. Penyerahan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI tersebut dilakukan Bupati Muna, LM Rusman Emba melalui buku tabungan Bank Sultra. Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Muna, La Ode Ataluddin, menjelaskan, program BSPS atau dikenal dengan bedah rumah itu merupakan program pemerintah pusat yang menyasar warga kurang mampu. Pendistribusian bantuan diterima masyarakat Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia dan Matombura di Kecamatan Bone, masing-masing 30 dan 60 unit rumah. Diharapkan, bantuan tersebut juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Kebutuhan pokok saat ini bukan saja sandang dan pangan. Rumah layak huni juga harus terpenuhi kalau kita ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan, untuk Kabupaten Muna, program BSPS sebelumnya sudah dinikmati masyarakat pada sejumlah kecamatan, diantaranya di Katobu sebanyak 287 unit dan Napabalano 350 unit dengan skema pendanaan dari DAK reguler dan DAK strategis 2018. Khusus Desa Lakarinta dan Matombura, program tersebut dibiayai APBN dari dana luar negeri.

“Ini akan terus meningkat. Kami upayakan tahun depan jumlah penerima bantuan bisa lebih banyak lagi,” optimisnya. Sementara itu, Musniar Silondae, Pejabat Pembuat Komitmen dari Direktorat Penyediaan Perumahan KemenPU-PR, menguraikan, penerima bantuan masing-masing mendapat Rp 15 juta yang diserahkan melalui buku tabungan. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan bahan bangunan dan dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat.

“Prinsip BSPS itu gotong royong. Dana Rp 15 juta terdiri dari Rp 12,5 juta untuk material dan sisanya upah tukang. Hanya saja, perlu diingat upah itu sebenarnya untuk biaya gotong royong pengerjaan rumah, tidak murni membayar gaji tukang. Misalnya,pada saat rumah direnovasi, pemilik mungkin cukup menyediakan kudapan untuk masyarakat yang datang membantu,” paparnya.

Ia menambahkan, penerima bantuan harus mengelola dana secara akuntabel. Kendati pun pelaksanaan bedah rumah tersebut dipercayakan pada penerima bantuan, ia memastikan pengawasan tetap akan dilakukan pemerintah. “Ada tim pendamping yang mengawasi. Jadi dana itu dibelanjakan di toko yang disetujui pendamping supaya sisi pengawasannya efektif,” tuturnya.

Bupati Muna, LM. Rusman Emba mengaku bersyukur masyarakatnya dapat merenovasi rumah berkat program BSPS. Ia meminta dana itu digunakan tepat sasaan. Jika tidak ada hambatan, ia berjanji akan berupaya meminta jatah lebih kepada pemerintah pusat agar dapat membantu banyak masyarakat kurang mampu. “Kalau kita bersyukur, Insya Allah nikmat ini ditambahkan,” imbuhnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy