Pariwara
Edukasi

UHO Ubah Limbah Tahu Jadi Pupuk Organik Cair

Agus Setiawan/Kendari Pos
Tampak mahasiswa Jurusan Biologi UHO saat memperagakan pengolahan limba tahu menjadi pupuk organik cair (POC) yang berlangsung di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Halu Oleo (UHO) tak hentinya mengamalkan tridharma perguruan tinggi di masyarakat. Kali ini melalui Tim Jurusan Biologi Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO berhasil melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengabmas) yakni dengan memanfaatkan limbah cair tahu sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair yang dilangsungkan di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Ketua Tim Jurusan Biologi, Dr. Sri Ambardini mengatakan pihaknya sengaja melakukan program Pengabmas di Kelurahan Puuwatu dengan pertimbangan wilayah tersebut merupakan salah satu sentra pengrajin tahu terbesar di Sultra. Sambung dia, proses produksi tahu selain menghasilkan produk utama berupa tahu, juga menghasilkan produk sampingan berupa limbah yang berbentuk cair maupun padat. Pada umumnya, limbah padat yang dihasilkan dari industri rumah tangga di Kelurahan Puuwatu belum dirasakan dampaknya terhadap lingkungan karena dimanfaatkan untuk pakan ternak, namun limbah cair belum diketahui pemanfaatannya sehingga dibuang langsung ke lingkungan sekitar pabrik tersebut.

“Limbah cair pabrik tahu memiliki kandungan senyawa organik yang tinggi, oleh karena itu tanpa proses penanganan dengan baik, limbah cair tahu menyebabkan dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat sekitar pabrik tahu seperti polusi air, sumber penyakit, bau tidak sedap, meningkatkan perkembangbiakan nyamuk, dan mengurangi keindahan lingkungan sekitar,” ungkap Sri, Selasa (20/11) lalu.

Bertolak dari permasalahan tersebut, kata Sri, maka perlu dilakukan pendampingan oleh tim akademisi untuk pengolahan limbah cair tahu sebagai salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu tridharma perguruan tinggi.  “Penerapan teknologi tepat guna terhadap limbah cair tahu menjadi produk yang bernilai ekonomi, merupakan solusi yang tepat bagi pengrajin tahu dan masyarakat di Kelurahan Puuwatu untuk mengatasi permasalahan mereka,” terangnya.

Lanjut Sri, untuk diketahui limbah cair tahu mengandung unsur hara makro nitrogen, fosfor, dan kalium yang tinggi dan beberapa unsur hara mikro yang lain sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair (POC) yang sangat diperlukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan tanmanan agar dapat berproduksi secara maksimal.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan bimbingan dan pemberian alat pembuatan POC serta buku panduannya. “Alhamdulillah kegiatan yang kami lakukan beberapa waktu yang lalu direspon positif oleh masyarakat. Saya kami berharap dengan bimbingan dan alat bantuan yang kami berikan kepada masyarakat yang ada di Kelurahan Puuwatu bisa bermanfaat baik dari sesi lingkungan maupun pendapatan masyarakat di Puuwatu,” tutupnya. (ags/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778