Pariwara
Buton

Kesbangpol Buton Cegah Paham Radikalisme

WA ODE AMALA/KENDARI POS
CEGAH RADIKALISME : Suasana seminar penguatan peran dan fungsi intelijen daerah dalam menangkal paham radikalisme dan terorisme di Buton.

KENDARIPOS.CO.ID — Radikalisme dan terorisme telah menjadi ancaman nyata bagi negara-negara di dunia. Sikap pemerintah melawan aksi-aksi teror dilakukan dengan membentuk lembaga yang menangani terorisme seperti Badan Nasional Penanggulanagan Terorisme (BNPT), Detasemen Khusus 88 (Anti Tetor) serta Badan Intelijen Negara (BIN) yang secara khusus mencari informasi terkait aksi terorisme.

Pihak Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buton sendiri baru saja menggandeng Research and Empowerment Institute (Resys) dengan menggelar seminar penguatan peran dan fungsi intelijen daerah dalam menangkal paham radikalisme tersebut. “Hasil survei BNPT tahun 2017 menyebutkan, 30 persen mahasiswa di 15 provinsi terindikasi tertarik pada paham radikal. Diantaranya Lampung, Maluku dan Sulawesi Tenggara,” ujar pemateri dari Lembaga Penelitian Resys, Marsia Sumule G.

Ia menjelaskan, radikalisme merupakan embrio lahirnya terorisme dan suatu sikap yang mendambakan perubahan total serta revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis lewat kekerasan (violence) dan aksi ekstrem. “Ciri-ciri yang dapat dikenali dari sikap dan paham radikal adalah, intoleran, fanatik, eksklusif dan revolusioner. Sedangkan faktor yang dapat memotivasi seseorang bergabung dalam jaringan terorisme karena faktor domestik, internasional dan kultural,” papar Marsia.

Ia sendiri menjelaskan, kegiatan tersebut untuk mengetahui dan menganalisis penguatan peran dan fungsi kedudukan Kominda kabupaten/kota dalam koordinasi intelijen negara. Agar dapat menangkal paham radikalisme di Kabupaten Buton. Kemudian untuk mengetahui dan menganalisasi bemtuk koordinasi dalam menjalanakan tugas, pokok dan fungsi Kominda kabupaten/kota sesuai Permendagri nomor 16 tahun 2011 dengan Kominda provinsi seperti dalam Perpers nomor 67 tahun 2013.

Di tempat yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Buton, Ld. Rahman Anna, mengatakan, untuk di wilayah kerjanya, informasi yang diperoleh dari pihak Polres, Kodim, serta Kejaksaan masih dalam situasi aman dan terkendali. Ld Rahman Anna yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas kepala Dinas Kesbangpol Buton itu berharap, kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat menghasilkan bahan acuan. Sehingga dapat dipahami apa itu intelijen daerah, radikalisme dan terorisme. “Intelijen daerah di Kabupaten Buton telah terbentuk yang terdiri dari komunitas daerah, BIN, TNI/Polri, Kejaksaan, Kemenag, Imigrasi, serta instansi terkait, camat dan aparat desa,” paparnya. (b/mel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778