Pariwara
Metro Kendari

Pj Gubernur Sultra Pamit, Teguh Setyabudi: Saya Minta Maaf Kalau ada Kesalahan

PAMIT: Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi (kanan, pakai id car) bercengkerama dengan sejumlah pejabat teras Pemprov Sultra sesaat sebelum apel bersama ratusan ASN di lapangan Kantor Gubernur Sultra, Selasa (4/8). Foto: Humas Pemprov Sultra For Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — 13 ribuan aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra resmi punya pemimpin baru, hari ini (5/8). Ali Mazi dan Lukman Abunawas bakal dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra periode 2018-2023 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pukul 10.00 WIB.

Di tengah menanti nahkoda baru itu, juga ada yang harus dilepaskan. Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi masa jabatannya berakhir otomatis, bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan pasangan berakronim AMAN tersebut.

Saat apel bersama ratusan ASN di lapangan Kantor Gubernur Sultra, Selasa (4/9), Pj Gubernur pamit. Kepala BPSDM Kemendagri ini menghanturkan permohonan maaf jika selama mengemban amanah di Sultra masih terdapat kekurangan. Terlebih dalam bentuk sikap dan kebijakan yang kurang berkenan bagi sebagian apatur.

“Besok, (hari ini-red) Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra terpilih yang ditetapkan KPU akan dilantik di Istana. Olehnya itu, kita harus mempersiapkan kedatangan pimpinan baru Sultra. Secara pribadi, saya mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Saya juga minta maaf kalau ada kesalahan,” ungkap Teguh dihadapan ratusan ASN Pemprov, Selasa (4/9).

Bagi Teguh, kurang lebih 6 bulan memimpin Sultra, banyak ilmu dan pengalaman baru dirasakan. Bahkan, ayah dua anak itu mengaku sudah jadi orang Sultra. Meski belum sepenuhnya mengetahui petak-petak wilayah Sultra, namun kabupaten/kota beserta potensinya sudah bisa bercerita banyak pada rekan-rekannya di Kemendagri.

“Saya memang hanya 6 bulan di sini, tapi merasa sudah jadi orang Sultra. Di sini sudah seperti kampung halaman sendiri,” katanya. Berakhirnya masa jabatan, lanjut Teguh hanya menjadi ujung dari pengabdian saja, bukan akhir dari hubungan silaturahmi. “Saya akan sangat senang kalau ada saudara-saudara yang ke Jakarta kemudian menelepon saya. Karena saya ingin silaturahmi ini terus tersambung meski kita tidak sama-sama di satu instansi pemerintahan lagi,” harapnya.

Apel bersama itu memang berlangsung cukup singkat, tidak lebih dari 30 menit. Namun usai gelaran apel itu, ratusan pegawai bergiliran menyalami Pj Gubernur tanpa dikomando oleh protokoler. Tak hanya bersalaman, mereka juga berebut untuk berselfi ria. Teguh Setyabudi tampak hangat bercanda dengan jajaran pegawainya itu. Demikian halnya dengan para pejabat eselon II yang juga menunjukan keharuannya melepas pimpinannya itu. “Tak usah sedih-sedih dulu. Karena nanti kita ada acara pisah sambut setelah pelantikan ini,” imbuhnya sambil berlalu di tengah para pejabat dan menuju ruang kerjanya. (ely)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778