Pariwara
Bau-bau

Waspada ! Kosmetik Ilegal Marak Beredar di Baubau

Nurhayati

KENDARIPOS.CO.ID — Masyarakat Kota Baubau harus lebih waspada saat berbelanja dan memilih kosmetik. Jangan cepat tergiur dengan harga produk yang murah dan iming-iming bisa meningkatkan pesona kecantikan dalam waktu singkat. Pasalnya, keberadaan produk kosmetik yang beredar di pasaran banyak ilegal. Fakta itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pengawasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Baubau, Nurhayati.

“Di kota ini marak beredar kosmetik ilegal. Para pemilik barang menitipnya pada para pedagang di pasar dan kios-kios. Itu kerap kita temukan dalam setiap pelaksanaan inspeksi mendadak (Sidak),” kata Nurhayati saat ditemui di ruang kerjanya. Dalam kurung waktu sebulan ini saja, pihaknya berhasil menemukan dua tempat penjualan kosmetik ilegal. Semua itu dilakukan bersama tim dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Seperti Sidak beberapa hari sebelum Idul Adha lalu. Kami berhasil mengamankan beberapa jenis kosmetik ilegal. Pengakuan penjualnya, produk kecantikan itu diantar sesorang untuk dijual. Kemudian pada Selasa (28/8) kita kembali temukan di Kelurahan Liabuku, Kecamatan Bungi. Pengakuan pedagang barang tersebut juga bukan miliknya, tetapi hanya dititipkan untuk dijual. Setelah barang habis, baru dibayar ke pemiliknya (pemasok). Katanya, pemilik barang selalu mengantar produknya malam hari,” sambung Nurhayati.

Kata dia, para pemasok produk kecantikan ilegal mulai menyasar kios-kios kecil di pedesaan. Sebab, di dalam kota sudah sulit untuk memasarkan barang, karena kerap dirazia. “Seperti di Kelurahan Liabuku itu jauh dari wilayah kota. Mereka (pemasok kosmetik ilegal) mulai menjual atau menyebar barangnya di pelosok. Karena dalam kota sudah banyak yang ditangkap dan berproses hukum,” terangnya.

Pihaknya tak henti mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada dan teliti dalam membeli produk kecantikan. Sebelum berbelanja, terlebih dulu memastikan bagian produk tertera kode BPOM dan perusahaan produksinya. “Kalau tidak memiliki kode atau izin edar dari BPOM serta tak mencantumkan nama perusahaan tempat pembuatannya, maka jangan dibeli. Itu produk ilegal yang belum melalui proses pemeriksaan dan uji kelayakan. Jika digunakan, maka bisa membahayakan kesehatan kulit,” tandas Nurhayati. (b/ahi)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778