Pariwara
HEADLINE NEWS

“Sumber Ilmu” di Desa Puuroda Kabupaten Kolaka, Perpustakaan Terbaik, Wakili Sultra di Tingkat Nasional

PERPUSTAKAAM TERBAIK: Beginilah kondisi Perpustakaan Sumber Ilmu setiap harinya. Ramai dikunjungi warga hingga anak sekolah. Perpusatakaan yang berada di Desa Puuroda, Kabupaten Kolaka ini akan mewakili Sultra dalam lomba tingkat nasional, awal September. Foto: Zulfadly/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Perpustakaan “Sumber Ilmu” menjadi tempat nongkrong baru warga. Mulai anak-anak hingga orangtua, setiap hari mengunjungi perpustakaan yang terletak di Desa Puuroda, Kecamatan Baula untuk membaca. Perpustakaan ini baru saja dinobatkan sebagai perpustakaan desa terbaik dan berhak mewakili Sultra dalam lomba perpustakaan desa tingkat nasional di Jakarta, awal September mendatang.

Sebuah bangunan berukuran sekitar 8 X 6 meter persegi yang terletak di halaman Kantor Desa Puuroda terlihat dipadati warga, Kamis sore (30/8). Di bagian depan bangunan tersebut, terpampang tulisan “Perpustakaan Sumber Ilmu”. Namanya juga perpustakaan, sehingga tak heran jika puluhan warga mulai dari orangtua hingga anak-anak yang duduk di dalam ataupun di teras sedang “khusyu” membaca buku. Sesekali tawa anak yang membaca buku fiksi terdengar pecah. Mereka terlihat sangat terhibur. Namun, tawa tersebut hilang seketika saat penjaga perpustakaan memberikan kode untuk tetap tenang.

Jika diperhatikan sepintas, bangunan sederhana tersebut tampak seperti perpustakaan pada umumnya. Namun, jika diperhatikan lebih teliti, di bagian rak buku yang paling dominan adalah buku terkait pertanian dan perkebunan. Pengelola perpustakaan sengaja menyediakan banyak buku terkait pertanian dan perkebunan. “Total ada 2.078 buku bacaan yang tersedia di perpustakaan ini. Diantara ribuan buku tersebut, buku yang paling banyak adalah ertanian dan perkebunan yaitu sekitar 10 persen. Kami sengaja perbanyak buku tersebut karena sebagian warga Desa Puuroda berprofesi sebagai petani,” ungkap Agus Vita Rita, Kepala Perpustakaan Sumber Ilmu.

Wanita berhijab itu bercerita, Perpustakaan Sumber Ilmu berdiri pada tahun 2013. Hanya saja, baru aktif pada tahun 2015 “Memang sudah ada 2013, tapi baru ramai pengunjungnya nanti tiga tahun terakhir, setelah bertambahnya buku bacaan. Jadi yang datang ke sini itu bukan hanya anak sekolah, tetapi juga orangtua yang ingin menambah wawasannya. Karena perpustakaan ini menyediakan berbagai jenis bacaan seperti buku agama, pertanian, kesehatan, serta lain sebagainya. Hanya saja yang paling banyak dibaca yaitu buku pertanian karena mayoritas penduduk di sekitar sini berprofesi sebagai petani,” jelasnya.

Ibu dua anak tersebut mengungkapkan, buku-buku di Perpustakaan Sumber Ilmu berasal dari bantuan pemerintah serta sumbangan dari relawan. “Selain dari bantuan pemerintah provinsi dan daerah serta sumbangan dari relawan, buku-buku ini juga berasal dari dana desa. Buku di perpustakaan ini mulai bertambah banyak saat adanya DD. Jadi, ini juga tidak lepas dari peran Kepala Desa Puuroda yang telah mengalokasikan sebagian dana desa untuk pengadaan buku,” katanya.

Wanita lulusan S1 di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kendari ini mengatakan, Perpustakaan Sumber Ilmu dibuka setiap hari. Selama ini pernah sepi pengunjung. Mulai pukul 08.00-16.00 Wita. Rata-rata pengunjung setiap hari sekitar 30 sampai 50 orang. Mereka bukan hanya dari Desa Puuroda saja, tetapi juga dari luar desa. “Kalau anak sekolah berkunjung biasanya sore hari setelah pulang sekolah atau pada hari Minggu. Begitupun dengan warga yang mayoritas petani datang nanti sore hari setelah bekerja di sawah atau di kebun,” terangnya.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778