Pariwara
Buton Utara

Kinerja Distan Butur Disorot

HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS
TERSERANG PENYAKIT : Ayam bantuan Dinas Pertanian Butur pada kelompok peternak yang mati terserang wabah penyakit.

KENDARIPOS.CO.ID — Bantuan bibit ayam kampung untuk kelompok peternak di Desa Ulunambo diserang wabah penyakit. Jumlah yang mati sudah mencapai 1.200 ekor dalam kurun waktu sepekan. Kinerja Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buton Utara (Butur) menjadi sorotan. Upaya untuk menyelamatkan ternak dengan menghadirkan dokter hewan, tak membuahkan hasil. Kepala Dinas Pertanian Butur, Yusuf, mengaku, tak bisa berbuat banyak dengan kondisi matinya ayam bantuan tersebut.

Mantan Camat Kambowa itu berdalih, bantuan yang diserahkan sudah menjadi tanggung jawab ke kelompok peternak. “Ada 3.000 ekor pengadaan tahun ini. Pihak ketiga yang adakan. Kita terima dan serahkan ke peternak. Salah satunya, kita serahkan 1.200 ekor ke kelompok di Desa Ulunambo,” jelasnya, Selasa (28/8). Ketua DPRD Butur, Rukman Basri Zakariah, menyayangkan gagalnya proyek pengadaan ayam tersebut. Menurutnya, Distan tak boleh lepas tangan dalam persoalan itu. “Harusnya mereka tetap memberikan pendampingan,” ujar Rukman Basri Zakariah.

Politisi Partai Amanat Nasional itu menegaskan, Bupati Butur, Abu Hasan harus bertindak tegas dengan melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan instansi. Bila perlu mencopot Kadis yang memiliki kinerja buruk.

Sementara itu, Kepala Desa Ulunambo, Jumardin membenarkan, ribuan ayam mati mendadak karena diserang wabah penyakit. Tak ada yang tersisa. “Karena manajemennya kurang bagus, dalam kurun waktu satu minggu, 1.200 ekor ayam mati semua. Padahal sudah diternak masuk bulan ketiga,” ujar Jumardin, Selasa (28/8).

Ia menduga, matinya ayam bantuan itu karena kurang pandainya kelompok peternak dalam memelihara. “Mereka biasa ternak ayam potong. Kali ini ayam kampung. Kemungkinan ini juga menjadi salah satu faktornya,” duga Jumardin. Selain itu, kapasitas kandang kurang memadai. Karena layaknya hanya bisa menampung 500 ekor ayam. “Bantuan ayam kampung ini tak langsung mati. Diternak sudah masuk bulan ketiga baru diserang penyakit. Peternak rugi, begitu pula negara,” tandasnya. (b/had)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778