Pariwara
Ekonomi & Bisnis

Jelang Idul Adha, Pasokan Kurang, Harga Daging Sapi Naik

Seorang wanita sedang membeli daging sapi di Pasar Basah Mall Mandonga Kendari, Senin (20/8). Foto: Agus Setiawan/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Jelang Idul Adha, harga daging sapi pada sejumlah pasar tradisional di Kota Kendari, mulai naik. Padahal, tanggal 18 Agustus lalu, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sultra telah melakukan pemantauan harga komoditi pangan yang saat itu masih stabil.

Pantauan Kendari Pos pada sejumlah pasar tradisional yang ada di Kendari, seperti di Pasar Basah Mall Mandonga, kenaikan harga daging sapi berkisar Rp 110 ribu sampai dengan Rp 112.500. Namun jelang H-2 Idul Adha harganya sudah mencapai Rp 127 ribu sampai dengan Rp 130 ribu rupiah.

“Harga daging sapinya naik karena saat ini banyak yang cari untuk keperluan lebaran,” ujar Ratno, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Basah Mall Mandonga Kendari, Senin (20/8).

Demikian pula yang terjadi di Pasar Baruga. Harga daging sapi di pasar ini biasanya dijual pedagang dengan harga Rp 112.500, saat ini harganya sudah mencapai Rp 127.500. “Harganya naik sekitar Rp 15 ribu, karena saat saya beli dagingnya sama suplier juga sudah naik. Jadi saya jual dengan harga demikian,” ungkap Edy, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Baruga.

Kenaikan harga juga terjadi untuk komoditi daging kambing di pasaran. Salah seorang pedagang kambing yang berada di bilangan Jalan Bunggasi Anduonohu, Mamang, mengaku kambing dewasa dengan bobot sekitar kurang lebih 15 sampai dengan 20 kilogram biasanya dibanderol dengan harga Rp 2,5 juta perekor. Namun, jelang hari raya Idul Kurban, harganya sudah mencapai Rp 3,5 juta perekornya. “Harganya sengaja kami naikkan, karena sekarang adalah momentnya orang-orang berkurban, jadi banyak yang cari kambing,” tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Hj.Sitti Saleha juga membenarkan adanya kenaikan harga pada daging sapi dan kambing tersebut. Itu berdasarkan hasil pantuan Tim Disperindag Sultra setiap harinya pada setiap pasar tradisional di Kendari. Hasilnya, ada kenaikan harga daging sapi sebesar 13 persen atau naik sekitar Rp 15 ribu perkilogram, dari harga normal Rp 110 ribu perkilogram menjadi Rp 125 ribu perkilogram. “Kenaikan harga daging sapi disebabkan karena kurangnya pasokan daging sapi dari luar Kota Kendari. Karena sapi yang rencananya akan dijual, dialihkan untuk persiapan kurban,” tuturnya.

SaIeha berharap, masyarakat bisa memaklumi kenaikan harga yang terjadi. Sebab, bulan ini kebutuhan akan daging meningkat. “Segala upaya telah kami lakukan. mulai dari sidak pasar, operasi pasar dan terakhir kemarin melalui TPID Sultra, kami melakukan pemantauan harga. Namun tidak bisa membendung kenaikan harga daging sapi. Mudah-mudahan setelah hari raya Idul Adha, harga daging sapi kembali stabil,” tutupnya. (ags/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778