Pariwara
Bombana

Pemkab Bombana Ditantang Tindak PT REI

Andri Ananta

KENDARIPOS.CO.ID — Sejumlah pelanggaran pada aturan serta sikap tak kooperatif yang diperlihatkan manajemen PT Rohul Energy Indonesia (REI) membuat pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana hingga warga Pulau Kabaena, geram. Sorotan terbaru datang dari Tokoh Pemuda Kabaena, Andri Ananta yang menganggap Pemkab Bombana seakan “menganakemaskan” PT REI dan memberi banyak toleransi atas pelanggaran, khususnya pembayaran retribusi izin mendirikan bangunan (IMB) yang belum dilunasi, padahal bangunan telah berdiri.

“Memangnya daerah ini milik mereka. Sudah diambil kekayaannya baru mereka tidak mau patuhi aturan Pemkab Bombana. Pemerintah juga jangan hanya diam saja. Ini malah membantu penyelesaian IMB belakangan. Harusnya, sudah ditindak tegas,” sindir Andri Ananta, Rabu 918/7).

Mantan Ketua BEM Pertanian Universitas Halu Oleo itu juga mengatakan, Pemkab Bombana harus segera mengambil tindakan terhadap PT REI. Sebab bila dibiarkan, akan menjadi contoh buruk bagi perusahaan lain. “Karena tindakan PT REI tersebut mencerminkan kelemahan Pemkab dari segi pengawasan. Lihat saja nanti akan banyak perusahaan yang melakukan tindakan serupa. Jangan salahkan masyarakat kalau mereka ambil tindakan sendiri jika pemerintah sudah tak bisa kami andalkan lagi,” ancamnya.

Andri Ananta juga menagih janji DPRD Bombana sebagai salah satu unsur pengawas pemerintahan. Minimal DPRD dapat mengingatkan pemerintah atau instansi terkait dalam penegasan pelanggaran yang dilakukan pihak perusahaan tersebut. “Kalau tidak salah beberapa waktu lalu, saya pernah mendengar DPRD Bombana akan turun lapangan meninjau beberapa perusahaan yang dianggap melanggar aturan, salah satunya PT REI. Jadi kalau bisa itu direalisasikan jangan hanya janji saja, harus cepat direalisasikan,” kritiknya.

Dia menyadari, banyak perusahaan yang beroperasi di Kabaena. Warga lokal juga menggantungkan hidupnya sebagai karyawan. Meski begitu, perusahaan tak boleh lepas dari tanggung jawabnya. “Dari semua dugaan pelanggaran itu, Pemkab Bombana mestinya tidak berlama-lama mengambil sikap tegas. Saya bahkan menduga ada indikasi main mata antara perusahaan dan Pemkab,” tandasnya.

Sementara itu Perwakilan PT REI, Hadiono yang dihubungi mengaku, kewajiban perusahaan dalam pembayaran IMB yang belum dilunasi adalah sebuah kelalaian. “IMB adalah sebuah kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan dan dalam waktu dekat akan kami selesaikan. Saat ini gambarnya sedang diselesaikan oleh Dinas PU. Setelah gambar itu selesai, akan kami lunasi kewajiban kami yaitu membayar retribusi IMB. Kami juga tidak bisa mendesak PU untuk menyelesaikan gambar secepatnya, karena itu butuh proses,” jawab Hadiono saat dihubungi, rabu (18/7). (b/kmr)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743