Pariwara
Ekonomi & Bisnis

BI Sultra Musnahkan 322 Lembar Uang Palsu

KENDARIPOSP.CO.ID — Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra kerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sultra dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra melaksanakan pelatihan pencegahan dan penanganan tindak pidana rupiah, Kamis (12/7) di Swiss-Belhotel Kendari. Kegiatan yang dirangkai dengan pemusnahan uang palsu temuan BI Sultra ini, diikuti aparat penegak hukum.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Minot Purwahono, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud komitmen BI dalam menjaga dan mengoptimalkan peran alat pembayaran dalam mendukung perekonomian bangsa. “Saya ucapkan terima kasih kepada para penyidik serta jaksa yang telah berkesempatan hadir pada kegitan kali ini,” sambutnya.

Dalam upaya menjaga ketersediaan uang kartal sebagai alat pembayaran tunai, kebijakan yang BI lakukan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah di masyarakat. “Kebutuhan uang yang dimaksud seperti jumlah nominal yang cukup, pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi layak edar,” terangnya.

Namun, upaya BI lakukan tersebut seringkali dihadapkan oleh upaya pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan uang palsu di masyarakat. Saat ini, peredaran uang palsu sangat meresahkan bahkan sudah menjangkau daerah pelosok di tanah air.

Saat ini, lanjut Minot, Sultra sudah menjadi target para sindikat pengedar uang palsu. Berdasarkan temuan BI Sultra, sebanyak 322 lembar uang palsu yang sudah diamankan pihak BI per Juli tahun ini. “Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, memang sepertinya trennya menurun. Namun hal tersebut tidak membuat kami lengah, justru akan terus berkordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk menangangi kasus uang palsu ini,” tukasnya.

Minot juga menyampaikan bahwa tanggal 12 Juli merupakan hari yang bersejarah di Sultra, khususnya di Kota Kendari sebab akan dilaksanakan pemusnahan sebanyak 322 lembar uang palsu oleh pihak BI, Polda Sultra dan Kejati Sultra. “Secara nasional ini adalah kegiatan ke 17 dan akan dilaksanakan ke 17 provinsi lagi di Indonesia. Pastinya, kami sudah melengkapi unsur keamanan uang. Pengaman uang sangat tinggi seperti watermark, electrotype, benang pengaman, intaglio rectoverso, multi colour latent image, blind code, colour shifting, UV features dan mikroteks,” tambahnya.

Ia juga berharap dengan sistem pengamanan uang yang telah laksanakan itu, bisa menjadi support tersendiri bagi para aparat penegak hukum yang tidak lain adalah peserta kegiatan. Mereka harus mampu mengimplementasikannya nanti di masyarakat. “Minimal kita bisa berdayakan 3D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang, semoga kita terhindar dari peredaran uang palsu,” pungkas pria ramah ini. (ags/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743