Pariwara
Edukasi

350 Mahasiswa Bidikmisi Ikuti Tes Wawancara

Marwan Abidin / KENDARI POS
Panitia Verifikasi bidikmisi UHO sedang wawancara mendalam kepada calon penerima Beasiswa Bidikmisi di Asrama Ibnu Sina UHO, Selasa (3/7) .

KENDARIPOS.CO.ID — Sebanyak 350 mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Halu Oleo (UHO) mengikuti tes wawancara di Asrama Ibnusina, Selasa (3/7) lalu. Tes tersebut menjadi wajib untuk diikuti oleh setiap para calon mahasiswa penerima beasiswa dari Kemenristek Dikti tersebut. Jika tak hadir, bisa saja akan digantikan dengan pelamar dengan rangking berikutnya.

Kepala Asrama Ibnusina UHO, Pendais Haq mengatakan wawancara tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses penerimaan mahasiswa bidikmisi UHO angkatan 2018. Jatah bidikmisi UHO tahun ini sebanyak 929 orang. Yang dibagi dalam tiga jalur pemerimaan, yakni jalur SNMPTN kuota 40 persen dari total tersebut atau 380 orang dengan pendaftar jalur bidikmisi 1113 orang, SBMPTN 30 persen dan SMMPTN atau jalur lokal juga 30 persen. “Sesuai yang melakukan registrasi sebanyak 350 maka itu yang akan kita wawancara hari ini. Jadi, ada 30 orang yang belum tapi kita beri waktu sampai Selasa (3/7) lalu,” katanya saat ditemui disela-sela wawancara berlangsung di Asrama Ibnu Sina UHO.

Dosen Pendidikan Sejarah FKIP UHO ini menambahkan, tujuan wawancara tersebut dilakukan untuk verifikasi dan penelitian kembali terhadap kebenaran data-data atau keterangan berkas atau berkas yang diupload disitus bidikmisi. Selain itu, untuk memastikan kesediaan akan cinta NKRI dan penguatan terhadap prestasi akademik. “Disini kita akan lihat memenuhi syarat atau tidak dan bersedia bersungguh-sungguh atas segala ketentuan bidikmisi. Bersamaan dengan itu ada surat pernyataan yang akan mereka tandatangani surat pernyataan benar adanya dan tidak ada kebohogan,” jelasnya.

Dijelaskan bahwa dalam proses verifikasi atau wawancara tersebut, Rektor UHO, Prof. Zamrun melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. La Hamimu menunjuk tim yang bertugas untuk melakukan verifikasi. Artinya, tim tersebut dari pihak UHO sendiri. Hal itu untuk memastikan legitimasi proses wawancara. “Jadi, ini tim wawancara dari pihak univeraitas yang diamanahkan,” tambahnya.

Sebelumnya, untuk dinyatakan lulus sebagai penerima bidikmisi adalah dengan mendaftar di sekolah masing-masing. Kemudian, ketika berhasil mendaftar diberikan Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan kartu tanda pelamar bidikmisi namun itu bukan berarti sudah lulus. Kata dia, ada beberapa tahapan pendaftaran dimulai dari pendaftaran di sekolah dan pelamar sendiri yang mengisi terlebih dinyatakan lolos atau tidaknya adalah ketetapan pusat dibarengi seleksi oleh pihak universitas atau UHO melalui verfikasi per ranking yang diperolehnya. “Baru dilakukan proses wawancara jangan sampai diantara mereka ada yang tidak layak dan digantikan sama yang layak sesuai rangking,” jelasnya.

Selain itu, mengingat masih ada dua jalur lagi maka juga akan dilakukan tes yang sama. Baik jalur SBMPTN UHO yang sudah diumukan 4 Juli 2018. Demikian juga nantinya pada penerima jalur Seleksi Mandiri atau lokal. “Semua akan mengikuti tes wawancara jika yang bersangkutan mendaftar bidikmisi,” tandas Ketua GP Ansor Sultra ini. (wan/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743