Pariwara
Bau-bau

Soal Pemeriksaan Penggunaan Dana, Inspektorat Baubau Tunggu Rekomendasi BPK

Kepala Inspektorat Kota Baubau, La Ode Abdul Hambali

KENDARIPOS.CO.ID — Seluruh pengerjaan proyek pembangunan tahun anggaran 2017 telah berlalu. Kendati demikian, Inspektorat Kota Baubau belum melakukan pemeriksaan penggunaan uang negara tersebut. Alasannya, instansi yang berwenang dalam mendalami penggunaan uang negara di daerah itu, masih menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Tidak elok kami mendahului BPK. Jangan sampai yang direkomendasikan BPK lain, kita juga lain,” kata Kepala Inspektorat Kota Baubau, La Ode Abdul Hambali saat ditemui, Rabu (28/3/2018). Sebenarnya, pemeriksaan BPK suda mulai dilakukan sejak pertengahan Januari 2018. Namun sampai kini belum melahirkan rekomendasi. Sebab, masih akan dilajutkan pemeriksaan kedua pada awal April 2018. “Rekomendasi BPK akan keluar setelah pemeriksaan kedua dilakukan. Dari situ, kami akan turun menindaklanjuti segala temuan yang dihasilkan. Kami akan melakukan pemeriksaan, yang menjadi temuan BPK. Misalnya kontraktor yang dikenakan denda karena terlambat melakukan pengerjaan proyek,” terangnya.

Mengacu dari data rekomendasi yang dikeluarkan BPK dua tahun lalu, jumlah temuan yang dihasilkan memang mengalami penurunan. Akan tetapi, semua itu tidak bisa menjadi acuan untuk menyimpulkan, tahun 2017 juga akan mengalami penurunan. Alasannya, jumlah pelanggaran dalam penggunaan uang negara setiap tahun, tentatif. “Kita melihat, kesadaran penggunaan uang negara dengan baik dalam kurung waktu dua tahun terakhir mengalami peningkatan. Tetapi hal itu tidak bisa menjadi acuan. Karena pernah ada penurunan pelanggaran, tetapi seketika mengalami kenaikan ditahun berikutnya,” ungkap Abdul Hambali. Ia, menambahkan, temuan pelanggaran yang dihasilkan BPK mayoritas karena pihak ketiga. Dalam hal ini kontraktor.

“Penyebabnya bisa banyak hal. Mulai dari alasan cuaca hingga terlambat memulai pekerjaan, karena ketergantungan dengan pusat. Seperti pedoman pengerjaan yang kadang terlambat diturun oleh pemerintah pusat, sehingga kontraktor harus menunggu,” pungkasnya. (b/ahi)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778