Pariwara
Konawe Kepulauan

Jembatan Mosolo di Konkep Masih Butuh Rp 9 M

MURSALIN/KENDARI POS
JEMBATAN : Kadis PU Konkep, Israwan Sulpa saat menyeberangi kali Mosolo untuk menginventarisasi rencana pembangunan jembatan di wilayah tersebut.

KENDARIPOS.CO.ID — Warga Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), harus bersabar untuk menikmati akses penghubung jembatan Mosolo di Kecamatan Wawonii Tenggara. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) belum menganggarkan perampungan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Wawonii Timur Laut dan Wawonii Tenggara pada tahun ini. Rencananya, jembatan yang pengerjaannya dimulai sejak 2016 lalu, baru akan dianggarkan tahun 2019 mendatang.

Alasannya, banyak akses jembatan untuk menuju sarana penghubung terbesar di Pulau Wawonii tersebut belum bisa menahan beban yang jumlahnya mencapai puluhan ton. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Konkep, Israwan Sulpa, WRD, mengatakan, jembatan Mosolo masih membutuhkan anggaran sekira Rp 9 miliar untuk dituntaskan. Tetapi baru bisa diusulkan tahun depan.

“Konstruksi jembatan Mosolo mengunakan beton pracetak, sama seperti Lansilowo di Kecamatan Wawonii Utara. Kita tidak anggarkan tahun ini, karena banyak kondisi jembatan kita yang masih semi permanen, belum bisa menahan beban dengan jumlah ton. Jangan sampai mobilisasi angkutan beton pracetak untuk konstruksi jembatan Mosolo tidak bisa tembus,” kata Israwan Sulpa, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (6/3).

Dia mengatakan, proyek yang sudah menghabiskan anggaran Rp 6 miliar ditahun 2016 itu, baru berdiri dua bangunan abutment. Sementara warga yang hendak melintasi jembatan tersebut harus berjalan di atas bentangan batang kelapa. Bagi pengendara harus punya adrenalin untuk melintasi jembatan sementara yang dibuat dari batang kelapa dengan bentang 40 meter itu. “Setelah dihitung-hitung untuk menormalkan semua pendekatan pemeliharaan jembatan yang masih tersisa kurang lebih 2/3, dari 700 meter. Masih membutuhkan biaya sekitar Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar. Sementara yang tersedia anggaran pemeliharaan jembatan tahun ini, hanya Rp 1 miliar,” jelasnya.

Meski anggaran yang melekat di dinasnya belum memadai, mantan Sekretaris Dinas PU Konkep itu, terus memaksimalkan anggaran yang ada. Agar jembatan semi permanen bisa menahan beban beton untuk mobilisasi konstruksi beton pracetak untuk pembangunan jembatan Mosolo. Dia menambahkan, konstruksi beton pracetak jembatan Mosolo akan dipesan di Jakarta dan membutuhkan biaya besar untuk mobilisasi angkutan. (c/san)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected]il.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778