Pariwara
Konawe Kepulauan

Proyek Rp 3,4 Miliar Ambruk di Konut, PT RIP Janji Tuntaskan Pelabuhan Nipa-nipa

Proyek Pelabuhan Nipa-nipa yang ambruk di Konkep.

KENDARIPOS.CO.ID — Upaya anggota DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) untuk mendengar penjelasan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) dan kontraktor berbendera PT Roda Indah Perkasa (RIP) terkait ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa di Kecamatan Wawonii Utara, akhirnya membuahkan hasil. Rekanan yang mengerjakan proyek bernilai kontrak Rp 3,4 miliar tersebut akhirnya menyahuti panggilan Komisi II untuk rapat dengar pendapat, Jumat (2/3/2018).

Setelah mendengarkan penjelasan pihak rekanan, wakil rakyat dari Komisi II berkesimpulan, pengerjaan proyek miliaran itu tidak sesuai konstruksi. Sistem pembesian pelabuhan tersebut dinilai tak sesuai bestek. Pasalnya, DPRD Konkep menemukan pembesian tersebut tidak memiliki kuda-kuda. Pengawasan dalam pekerjaan proyek tersebut juga tidak berfungsi. Wakil Ketua DPRD Konkep, Abdul Rahman, menegaskan, jangan menyalahkan faktor alam sebagai penyebab ambruknya pelabuhan tersebut. Sebab robohnya Pelabuhan Nipa-nipa akibat kesalahan perencana dan pelaksana.

“Robohnya ini karena kesalahan manusia. Bukan karena bencana alam. Karena kami menilai kurangnya pengawasan proyek Pelabuhan Nipa-nipa,” sorot Abdul Rahman. Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Konkep, Amran, menyambut baik niat PT RIP yang berjanji akan menyelesaikan pekerjaan pelabuhan di Desa Tumburano itu. “Pelabuhan juga masih dalam proses pemeliharaan. Jadi masih ada upaya baik PT RIP untuk menyelesaikan kembali. Apabila tidak diselesaikan, baru kita akan rekomendasikan ke ranah hukum,” tutur Amran, yang didampingi koleganya, Untung Taslim dan Sahidin.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Konkep, H. Harsin Abdul Rahim, berargumen, ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa akibat bencana alam yang menerpa bagian Utara Pulau Wawonii belum lama ini. “Saya klarifikasi, itu pelabuhan bukan roboh, tapi miring. Ada tiang bagian sisi kiri yang terjungkal sehingga mempengaruhi tiang penyangga lainya. Hasil wawancara saya di lapangan dengan masyarakat, pada saat itu memang cuaca kurang bersahabat angin kencang ditambah gelombang laut yang keras,” kelit Kadishub Konkep, H. Harsin Abdul Rahim, di gedung Komisi II, kemarin.

Mantan Camat Wawonii Barat Konkep itu sudah mengintruksikan pada pihak PT RIP agar pelabuhan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2017 tersebut diselesaikan kembali 100 persen. “Saya sudah suruh kontraktor untuk memperbaiki kembali kemiringan Pelabuhan Nipa-nipa. Karena masih dalam proses pemeliharaan dan saat ini sudah mulai pengerjaanya,” katanya. Di tempat yang sama, Direktur PT RIP, H. Muh. Rofiq, berjanji akan menuntaskan kembali kondisi 100 persen Pelabuhan Nipa-nipa.

“Anggota saya sudah kerja di lapangan. Saya akan selesaikan 100 persen pelabuhan tersebut agar bisa digunakan,” kata H. Muh. Rofiq. Dia menjelaskan, pihaknya akan mengurangi panjang pelabuhan tersebut dari semula 280 meter menjadi 276 meter. “Kita akan tarik empat meter. Tetapi ada volume yang kita tambah dengan memasang sumur dan menambahkan cakar ayam. Kita akan buat kontruksi baru,” papar kontraktor itu. (b/san)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3778