Pariwara
Hukum & Kriminal

Januari, Polres Muna BEKUK 3 Pengedar Narkoba

Polres Muna tak kenal lelah memberantas peredaran narkoba. Baru-baru ini, anak buah Kapolres Muna, AKBP ARP. Sinaga menangkap pengedar narkoba jenis sabu. Tampak Kapolres Muna AKBP ARP. Sinaga (kiri) didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Muh. Ogen menunukkan tersangka dan barang bukti narkoba yang diungkap. Foto : ALFIN IPO / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan (ARP) Sinaga sepertinya masih harus bekerja keras agar wilayah hukumnya bebas dari peredaran narkoba. Muna belum benar-benar bersih dari peredaran narkoba. Selama bulan Januari, anak buah Kapolres AKBP ARP Sinaga di Unit Satrenarkoba mengungkap 3 kasus narkoba dan menangkap pengedarnya.

Baru-baru ini, personel Satresnarkoba Polres Muna membekuk pria berinisial DS (37). Kapolres Muna AKBP ARP Sinaga melalui Kasat Resnarkoba, AKP Muhammad Ogen membenarkan penangkapan pengedar sabu, DS pada akhir pekan lalu. Pelaku yang juga warga Jalan Bypass Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu ditangkap saat hendak melakukan transaksi dengan salah seorang pelanggan. “Saat digrebek, pelaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang 1 sachet berisi sabu. Tetapi anggota kami berhasil menemukan,” kata AKP Muhammad Ogen, Rabu (31/1).

Usai membekuk pelaku, polisi menggeledah rumah DS, tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) penangkapan. Hasilnya, polisi menemukan 2 sachet sabu yang disembunyikan dalam kemasan rokok dan 8 sachet sabu disimpan dalam tempat kacamata. “Barang buktinya berupa 11 sachet sabu, 1 unit timbangan digital, uang tunai sekira Rp.700 ribu, 3 pireks kaca, 3 korek api gas, 6 sendok takar, 2 sumbu, 93 sachet kosong, 2 unit handphone (HP), 1 kartu ATM dan 1 bong lengkap dengan alat hisapnya,” rinci AKP Muhammad Ogen.

Dihadapan penyidik, DS mengaku sabu disuplai dari rekannya di Kota Kendari yang berinisial RL. Narkoba dikirim melalui kapal laut yang disamarkan dalam kemasan makanan ringan. “Katanya dibeli seharga Rp 1,5 juta per gram. Pelaku dari situ dapat untung 500 ribu,” papar AKP Muhammad Ogen. Pelaku DS kini ditahan di Mapolres Muna. Penyidik menjeratnya dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 lebih subsider 127 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, denda paling banyak Rp 10 miliar dan paling sedikit Rp 1 miliar. (ode/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: [email protected] Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kendari1/public_html/wp-includes/functions.php on line 3743